Studi kasus skabies pada kucing di Rumah Sakit Hewan Jakarta periode Agustus 1997 - Juli 2000
View/ Open
Date
2001Author
Rodiah, Diah
Hadi, Upik Kesumawati
Handayani, Vici Eko
Metadata
Show full item recordAbstract
Skabies pada kucing merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei atau Notoedres cati di dalam lapisan korneum kulit. Penyakit ini tergolong mudah untuk disembuhkan, terutama jika diagnosis pasti telah ditetapkan.
Sejak Agustus 1997 sampai dengan Juli 2000 di Rumah Sakit Hewan Jakarta terdapat sebanyak 95 kasus skabies pada kucing dengan 80% diantaranya pada kucing yang memiliki rambut panjang, sedangkan 20% pada yang memiliki rambut pendek. Penderita skabies terbanyak berasal dari ras Persian (49,47%).
Melalui metode pengobatan ivermectin (ivomec) dengan dosis 200 µg/kg berat badan secara subkutan, dilakukan dua minggu sekali, 77,89% penderita mengalami persembuhan, sedangkan sisanya (22,11%) berada dalam tahap persembuhan. Selanjutnya dari data tersebut dapat diketahui bahwa penderita dengan umur kurang atau sama dengan satu tahun memiliki tingkat persembuhan yang lebih baik daripada penderita dengan umur lebih dari satu tahun. Demikian pula halnya dengan kucing-kucing berambut panjang memiliki tingkat persembuhan yang lebih baik dibandingkan dengan yang berambut pendek.
