Peranan Sektor Kelautan dan Perikanan dalam Pembangunan Wilayah Kabupaten Maluku Tenggara Provinsi Maluku
Abstract
Salah satu sektor perekonomian yaitu sektor kelautan dan perikanan berperan sangat besar bagi pembangunan di wilayah Indonesia, mengingat luas perairan yang lebih besar dibanding luas daratan dengan potensi perikanan yang sangat banyak dan beragam. Wilayah Kabupaten Maluku Tenggara memiliki potensi perikanan khususnya perikanan laut yang tersedia sangat melimpah, karena sebagian besar wilayahnya adalah lautan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi sektor kelautan dail perikanan terhadap PDRB, mengetahui tiilglcat basis ekonomi sektor kelautan dan perikanan dalam pembangunan wilayah, mengetahui efek pengganda nilai tambah pendapatan (PDRB) sektor kelautan dail perikanan, mengetahui tiilglcat aglon1erasilpemusatan sektor kelautan dan perikanan, mengetahui tingkat spesialisnsi sektor kelautail dail perikailan serta merumuskan beberapa alternatif strategi pengembangan sektor kelautan dan perikanan agar berperan lebih besar dalanl pembangunan wilayah Kabupaten Maluku Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ~lilaki ontribusi sektor kelautan dan perikanan terhadap PDRB di Kabupateil Maluku Tenggara memberikan sumbangan kontribusi yang sangat besar bagi sektor pertanian. Nasil analisis LQ menunjukkan bahwa sektor kelautan dan perikanan merupakan kegiatan basis ekonomi yang diindikasikan bahwa sektor kelautan dan perikanan nlainpti ~ne~ne~lkuehbiu tuhan dalain wilayah (lokal) dail luar wilayah (ekspor). Ailalisis aglo/~ierrrsni ~e~~unjuldcan' bahwa lcegiatan sektor kelauta~dl an perilcanan tidak terpusat (menyebar) pada suatu daerah dengan wilayah Kabupaten Maluku Tenggara yang terdiri atas pulau-pulau kecil. Kegiatan sektor kelautail dan perikailan Kabupaten Maluku Tenggara ce~lderu~tligd ak terspesialisasi, artinya belum mampu memproduksi komoditas perikanan tertentu, karena sumberdaya manusia, teknologi dan kelembagaan perikanan yang belum berkembang. Dari hasil a~lalisisS WOT yang telah dilakukai~, ~nakad iperoleh tiga prioritas dari beberapa alternatif strategi pengembangail yaitu peningkatan kualitas SDM untuk mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan secara terpadu; peilgembangan teknologi tepat guna agar dapat menghasilkan produksi perilca~~yaa~ulg memenuhi standar ekspor; peningkatan kerjasama antara pemerintah, pengusaha perikanan dan masyarakat dalam rangka memonitor pemanfaatan sumberdaya perikanan secara berkelanjutan

