Pengaruh strain, tingkat imbangan lisin-energi ransum dan jenis kelamin terhadap performans ayam broiler
View/ Open
Date
1985Author
Mursiadi, Tatang Eko
Sugandi, dawan
Rasyaf, Muhammad
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Produksi Ter- nak Unggas Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, selama tujuh minggu, dari tanggal 23 Nopember 1984 sampai dengan tanggal 12 Januari 1985.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penga- ruh strain, tingkat imbangan lisin-energi ransum dan jenis kelamin terhadap performans ayam broiler.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap de-
ngan pola faktorial 3 X 3 X 2. Faktor strain terdiri dari
3 taraf (Strain Hubbard, Indian River dan Hybro), faktor
tingkat imbangan lisin-energi terdiri dari 3 taraf (0.357, 0.366 dan 0.375%/Mkal/kg) dan faktor jenis kelamin terdiri dari 2 taraf (jantan dan betina). Dari ketiga faktor terse but didapatkan 18 kombinasi perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari 5 ekor ayam dengan jenis kelamin terpisah. Ayam tersebut ditempatkan pada petak kandang yang berukuran 1 X 0.5 X 0.75 meter dengan menggunakan litter dari sekam padi.
Dari hasil analisis dapat ditarik kesimpulan bahwa per
tambahan bobot hidup sangat nyata (P/0.01) dipengaruhi oleh strain, tingkat imbangan lisin-energi ransum, jenis kelamin dan interaksi antara strain dengan tingkat imbangan lisin- energi dalam ransum. Strain Hubbard yang mendapat perlakuan ransum dengan tingkat imbangan lisin-energi 0.375 menghasilkan rataan bo- bot hidup tertinggi (251.28 gram) dan berbeda nyata (P0.05)
dibandingkan dengan rataan pertambahan bobot hidup Strain Hubbard yang mendapat mendapa perlakuan ransum dengan tingk tingkat imbang an lisin-energi 0.357 (130.32 gram) maupun 0.366 (199.92 gram) Strain Indian River yang mendapa mendapat perlakuan ransum de ngan tingkat imbangan lisin-energi 0.357 (116.16 gram), 0.366 (184.20 20 gram) maupun 0.375 (232.61 gram), Strain Hybro yang mendapat perlakuan ransum dengan tingkat imbangan lisin-ener
gi 0.357 (71.10 gram), 0.366 (170.94 gram) maupun 0.375
(224.59 gram).
Konsumsi ransum sangat nyata (P/0.01) dipengaruhi strain tingkat imbangan lisin-energi ransum, interaksi antara strain dengan tingkat imbangan lisin-energi ransum dan nyata (P/0.05)...
