Studi Elektroforesis Alkalin Fosfatase dan Albumin Pada Darah Puyuh
View/ Open
Date
1988Author
Kurniasih, Nina
Mansjoer, Sri Supraptini
Adijuana, Hendra
Metadata
Show full item recordAbstract
Salah satu usaha pemerintah dalam rangka memenuhi kebutuhan protein hewani bagi masyarakat adalah melalui pengembangan aneka ternak seperti puyuh, kelinci, kalkun, angsa dan burung dara. Dengan demikian diharapkan usaha tersebut dapat menanggulangi masalah kekurangan gizi masyarakat.
Dibandingkan dengan unggas lain seperti ayam dan itik, populasi puyuh (Coturnix-coturnix japonica) yang dipelihara untuk menghasilkan daging dan telur di Indo- nesia belum banyak, akan tetapi puyuh mempunyai potensi yang baik untuk dikembangkan. Sifat dan kemampuan puyuh yang menguntungkan diantaranya adalah pemeliharaannya relatif murah, konsumsinya relatif lebih sedikit diban- dingkan dengan ayam. Puyuh cepat berproduksi dan mempu- nyai daya reproduksi yang tinggi dengan selang generasi yang pendek sehingga dalam satu tahun puyuh dapat meng- hasilkan sekitar tiga sampai empat generasi. Disamping itu puyuh dikenal sebagai ternak laboratorium, hal ini dikarenakan ukuran tubuh yang kecil sehingga penanganan- nya mudah dan tidak membutuhkan tempat yang luas untuk pemeliharaannya....
