Analisis sistem pengendalian persediaan bahan baku untuk susu pasteurisasi coklat : Studi kasus pada PT Fajar Taurus Jakarta
Abstract
Berdasarkan perkembangan produksi dan konsumsi di Indonesia, ternyata tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia cukup besar yang masih belum sebanding dengan tingkat produksinya. Oleh karena itu, pada saat sekarang telah banyak pabrik pengolah susu yang dibangun di Indonesia baik dalam skala besar maupun skala kecil. Salah satu perusahaan yang mempunyai potensi pasar untuk produksi susu olahan yang cukup cerah pada saat ini adalah PT. Fajar Taurus yang berlokasi di Jakarta. Luasnya potensi pasar untuk perusahaan ini diikuti juga persangan yang cukup tinggi dari perusahaan-perusahaan sejenis yang menghasilkan produk-produk susu.
Dalam upaya peningkatan produksi susu olahan, masalah pengadaan dan efisiensi persediaan bahan baku banyak mendapat perhatian. Kekurangan persediaan bahan baku dapat menghambat proses produksi dan mengakibatkan kerugian pada perusahaan. Apabila terjadi kelebihan persediaan akan menimbulkan biaya ekstra disanping resiko kerusakan bahan baku menjadi tinggi karena lama disimpan. Dengan memperhatikan hal tersebut, perlu sekali untuk mempelajari sistem pengendalian persediaan bahan baku yang efisien serta faktor-faktor yang menpengaruhinya, sehingga keputusan masalah persediaan bahan baku menjadi optmal.
Penelitian yang berjudul Sistem Pengendalian Persediaan Bahan Baku Susu Pascurisasi Coklat dilakukan oleh penulis secara sengaja (purposive). Tujuan dari perelitian ini adalah mengetahui sistem pengadaan bahan baku yang dilakukan oleh perusahaan selama ini, mengetahui sistem persediaan bahan baku yang dilakukan oldi perusahaan selama ini dan menganalisis berbagai model pengendalian persediaan bahan baku yang sesuai bagi perusahaan, yang dapat dipilih sebagai alternatif perusahaan dalam rangka mencapai efisiensi.
Dalam menganalisis pengendalian persediaan bahan baku untuk produk susu pasteurisasi coklat, meliputi bahan baku susu segar, gula pasir dan coklat bubuk. Untuk bahan baku susu segar dianalisis dengan menggunakan metode JIT yang disimulasikan, sedangkan bahan baku gula pasir dan coklat bubuk dianalisis dengan menggunakan metode MRP dengan ukuran lot sistem EOQ. Kedua metode tersebut kemudian dibandingkan dengan metode perusahaan…dst
