Telaahan hubungan penjatahan kedele dari kopti dengan perkiraan harga pokok dan itik impas ( Studi kasus di Sentra Industri kecil tahu Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay Kotamadya Bandung )
View/ Open
Date
1984Author
Sambas, Ikeu Yatmika
Wiryokusumo, Hardjanto
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan Praktek Lapang ini untuk mengetahui dengan adanya penjatahan kedele dari KOPTI akan sangat berpengaruh terhadap perkiraan harga pokok dan apakah masih memperoleh keuntungan yang dapat menutupi biaya yang dikeluarkan, dimana para pengrajin tahu berada pada pasar bersaing sempurna serta untuk mengetahui masih tercapaikah titik impas.
Praktek Lapang ini merupakan studi kasus dengan mengambil 30 pengrajin sebagai sampel. Sampel diambil berdasarkan banyaknya bahan baku yang dipergunakan setiap hari. Pengamatan selama di lapang dilakukan dengan observasi di bantu dengan daftar pertanyaan.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan kedele yang lebih besar dari produksi kedele dalam negeri maka dilakukan impor yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Ada dua macam cara mendapatkan kedele, yaitu dari KOPTI dan dari pasar bebas. Harga dai KOPTI lebih rendah dari harga di pasar bebas, tetapi penjatahan dari KOPTI tidak pernah mencukupi kebutuhan para pengrajin. Inilah yang menyebabkan harus membeli di pasar bebas.
