View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh bobot awal penggemukan terhadap produksi dan potongan komersial karkas domba lokal jantan

      Thumbnail
      View/Open
      full text (11.88Mb)
      Date
      1991
      Author
      Ferhat, Ahmad
      Herman, Rachmat
      Duldjaman, Maman
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari penga- ruh bobot awal penggemukkan terhadap produksi dan potongan komersial karkas domba Lokal jantan. Sembilan ekor domba jantan berumur dibawah satu tahun (belum ganti gigi), masing-masing tiga ekor mempunyai bobot 15 ± 0.1, 17.5 ± 0.1 dan 20 ± 0.1 kg, diambil secara acak dari kelompok ternak yang terdapat di peternakan Barita, kecamatan Cisarua. Peternakan Barita sendiri memperoleh domba tersebut dari pasar hewan. Ketiga kelompok tersebut mendapat makanan yang sama selama penggemukkan untuk mencapai bobot potong 25 ± 0.2 kg. Makanan terdiri atas rumput lapangan kering matahari dan penguat berupa mash. Selama penelitian diusahakan agar konsumsi rumput dan penguat sekitar 60 40, berdasarkan bahan kering. Kadar Protein, BETN dan Serat kasar untuk rumput lapangan adalah 10.6, 36.3 dan 27.6% serta untuk penguat 13.7, 30.4 dan 6.2%. Peubah yang dipelajari adalah pertambahan bobot badan, konsumsi makanan dan efisiensi penggunaan makanan. Pada akhir penelitian, setelah hewan dipuasakan selama ± 24 jam, peubah bobot tubuh kosong, bobot karkas (segar dan dingin), bobot karkas kanan dan komposisi setiap irisan karkas berdasarkan daging dan tulang, dipelajari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh bobot awal penggemukkan terhadap semua peubah yang dipelajari tidak nyata, kecuali terhadap efisiensi penggunaan makanan dan bobot tulang neck (leher). Domba dengan bobot awal 15 dan 17.5 kg mempunyai efisiensi penggunaan makanan yang nyata (P<0.05) lebih besar daripada bobot awal 20 kg, sedangkan antara keduanya tidak nyata. Domba dengan bobot awal 17.5 dan 20 kg mempunyai bobot tulang neck yang nyata (P<0.05) lebih besar daripada bobot awal 15 kg, sedangkan antara keduanya tidak nyata.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145874
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4044]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository