Pengaruh pembatasan pemberian ransum terhadap distribusi depot lemak pada kambing kacang
View/ Open
Date
1991Author
Isrohani, Maimun
Natasasmita, Asikin
Duldjaman, Maman
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Produksi Ternak Ruminansia Kecil, Fakultas Peternakan, Institut Per- tanian Bogor, selama lima bulan sejak bulan Juni 1990 sam- pai bulan November 1990. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh akibat pembatasan pemberian ransum terhadap dis- tribusi depot lemak dan pertumbuhan relatif dari masing-ma- sing depot lemak serta untuk mengetahui bobot maksimal de- ngan perlemakan yang optimum pada kambing Kacang jantan mu- da.
Materi yang digunakan adalah 26 ekor kambing Kacang jantan berumur sekitar lima sampai enam bulan dengan bobot badan 9.80 1.10 kg. Kambing yang diteliti telah lebih dahulu menyesuaikan diri di kandang. Dari 26 ekor diambil secara acak untuk dibagi dalam tiga kelompok perlakuan, ya- itu R, kelompok pemberian 100% kebutuhan, R, kelompok pem- berian 85% dari kebutuhan dan Rz kelompok pemberian 70% da- ri kebutuhan. Pembatasan dilakukan selama sebulan, selan- jutnya semua ternak perlakuan diberikan ransum ad libitum. Dua ekor kambing dipotong pada awal penelitian untuk dija- dikan titik awal dari pemotongan selanjutnya. Pemotongan dilakukan setiap bulan dengan dua ulangan untuk empat kali pemotongan. Sebelum dipotong kambing dipuasakan terlebih dahulu selama kurang lebih 16 jam tetapi air minum diberi- kan ad libitum. Pengolahan data mengikuti prosedur anali-
sis peragam. Hasilnya menunjukkan bahwa pengaruh pembatasan pembe- rian ransum bulan pertama (periode pembatasan) pengaruhnya sangat nyata (P < 0.01) terhadap konsumsi bahan kering ran- sum dan pertambahan bobot badan, yaitu konsumsi bahan ke- ring R₁ sebesar 315.42 g/hari/ekor, R, 276.92 g/hari/ekor dan Rz sebesar 203.70 g/hari/ekor serta pertambahan bobot badan R, 62 g/hari/ekor, R₂ 49 g/hari/ekor dan Rz 17 g/ha- ri/ekor Terhadap bobot badan pada bulan pertama penga ruhnya nyata (P0.05), yaitu R, 11.71 kg, R, 11.63 kg dan R 9.99 kg serta R tidak nyata dengan R, terhadap bo- bot badan. Bulan kedua peningkatan pertambahan bobot ba dan Rz lebih besar daripada R, dan R. Pada Rz mengalami 3 pertumbuhan kompensasi lebih besar tiga kali dari R1
