View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Respons ayam broiler terhadap penurunan tingkat protein ransum pada minggu ke tiga-empat

      Thumbnail
      View/Open
      full text (8.275Mb)
      Date
      1991
      Author
      Mudiyati, Siti
      Sugandi, Dawan
      Natasasmita, Asikin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan di kandang Jurusan Ilmu Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, mulai tanggal 19 Juli 1990 sampai dengan tanggal 16 September 1990. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ransum yang pada minggu ketiga dan keempat diberi protein rendah, terhadap penampilan ayam broiler dan analisis ekonominya. Penelitian ini menggunakan 200 ekor ayam broiler tanpa membedakan jenis kelaminnya, yang diberi empat per- lakuan dengan lima ulangan. Semua perlakuan pada periode pre-starter (minggu 1-2) diberi ransum dengan kandungan protein 26%, dan pada minggu kelima sampai akhir penelitian, diberi ransum dengan kandungan protein 22%. Pembedaan hanya dilakukan pada minggu ketiga dan keempat. Perlakuan pertama (P1) pada minggu ketiga-keempat diberi ransum dengan kandungan protein 22%, perlakuan kedua (P2) diberi ransum dengan kandungan protein 17%, perlakuan ketiga (P3) diberi ransum berprotein 15%, dan perlakuan keempat (P4) diberi ransum dengan kandungan protein 13%. Ransum dan air minum diberikan secara ad-libitum. Bobot badan akhir relatif sama antar perlakuan, walaupun pada minggu ketiga dan keempat, ayam yang diberi ransum berprotein 13%, paling rendah bobot badan dan pertambahan bobot badannya. Mulai minggu kelima sampai kedelapan, pertambahan bobot badan relatif sama antar perlakuan. Pada minggu ketiga, ransum dengan kandungan protein 13% paling tinggi dikonsumsi. Pada minggu keempat sampai akhir penelitian, konsumsi ransum tidak berbeda nyata antar perlakuan. Konsumsi protein pada minggu ketiga dan keempat, sangat nyata (P<0.01) dipengaruhi tingkat protein ransum. P1 tertinggi konsumsi proteinnya dan terendah P4. Konversi ransum kumulatif pada minggu ketiga, P4 nyata (P<0.05) lebih besar dari P3, dan sangat nyata (P<0.01) lebih besar dari P1 dan P2. Pada minggu keempat, P4...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145798
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4045]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository