View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh kadar protein ransum berbentuk pellet terhadap saluran pencernaan, hati dan pankreas marmot lokal jantan

      Thumbnail
      View/Open
      full text (7.396Mb)
      Date
      1992
      Author
      Linianingsih
      Herman, Rachmat
      Duldjaman, maman
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari penga- ruh pemberian berbagai kadar protein ransum terhadap saluran pencernaan, hati dan pankreas marmot lokal jan- tan. Penelitian dilakukan di Laboratorium Ilmu Produksi Ruminansia Kecil, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor mulai bulan Juni hingga September 1991. Marmot lokal jantan yang digunakan sebanyak 20 ekor yang dipilih berdasarkan bobot hidup berkisar 275-300 gram. Bahan ransum terdiri atas rumput gajah, dedak padi halus, bungkil kedele, onggok, ampas tahu, premix A dan mineral. Dari bahan-bahan tersebut dibuat empat macam ransum dalam bentuk pellet dengan kadar protein yang berbeda, yaitu 14.12, 14.93, 17.88 dan 21.05 persen. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan lima ulangan. ruh perlakuan dipelajari dengan Sidik Ragam. Penga- Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar protein ransum berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap bobot hati. Marmot yang mendapat ransum dengan kadar protein 14.12 persen nyata lebih berat (P<0.05) dibandingkan marmot yang mendapat ransum dengan kadar protein 21.05 persen. Bobot pankreas tidak dipengaruhi oleh perlakuan. Pengaruh perlakuan terhadap bobot total isi saluran pencernaan adalah nyata (P<0.05). Marmot yang mendapat ransum dengan kadar protein 14.93 persen, bobot total isi saluran pencernaannya nyata lebih berat (P<0.05) daripada yang mendapat ransum berkadar protein 21.05 persen. Dengan semakin tinggi kadar protein ransum bobot total isi saluran pencernaan cenderung berkurang. Bobot isi bagian- bagian saluran pencernaan tidak dipengaruhi oleh perbedaan kadar protein ransum. Perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap bobot oesophagus, bobot lambung, bobot usus halus, bobot caecum dann bobot colon-rektum. Begitu pula pada bobot total saluran pencernaan. Panjang oesophagus, panjang usus halus, panjang caecum dann panjang colon-rektum tidak dipengaruhi oleh perbedaann kadar protein dalam ransum.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145777
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4045]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository