View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penilaian terhadap jaring jalan angkutan hasil hutan di wilayah hutan jati : Studi kasus di KPH Kendal Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah

      Thumbnail
      View/Open
      full text (13.61Mb)
      Date
      1999
      Author
      Maharisi, Sodak
      Elias
      Pranggodo, Bambang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Untuk mengeluarkan kayu dari hutan agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar, diperlukan prasarana angkutan berupa jalan truk, jalan lori atau sungai. Peranan jalan truk di hutan jati semakin menonjol dibandingkan dengan jalan angkutan lainnya, misalnya angkutan melalui rel (Arifin & Suparto, 1980). Biaya pengangkutan hasil hutan termasuk di dalamnya biaya pengadaan dan pemeliharaan jalan serta biaya operasional pengangkutan merupakan pos pengeluaran terbesar dalam pengelolaan hutan. Penghematan pada biaya pengangkutan hasil hutan memberikan peran yang besar bagi peningkatan pendapatan pengusaha hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana jalan angkutan hasil hutan yang ada di kelas perusahaan jati Perum Perhutani dapat melayani pengangkutan kayu secara optimal dengan cara membandingkan parameter-parameter penilai pembukaan wilayah hutan yang ada di lapangan (status quo) dengan nilai optimalnya, mengetahui kondisi jalan angkutan hasil hutan terutama daya dukung jalan yang ada pada kelas perusahaan jati di Perum Perhutani dan memberikan gambaran mengenai keadaan jalan di hutan jati terutama informasi mengenai spasi jalan, kerapatan jalan serta persen pembukaan wilayah hutan. Untuk menilai baik atau tidaknya suatu jaringan jalan angkutan hasil hutan dapat digunakan parameter-parameter penilai pembukaan wilayah hutan, meliputi kerapatan jalan, spasi jalan, persen pembukaan wilayah hutan serta jarak sarad rata-rata. Parameter- parameter penilai pembukaan wilayah hutan tersebut dapat dibandingkan dengan nilai optimalnya, yang menggunakan "break event concept" untuk mendapatkan suatu model pemecahan masalah agar biaya pengangkutan menjadi minimum dimana digunakan prinsip keseimbangan antara biaya pembuatan dan pemeliharaan jalan dengan biaya penyaradan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145620
      Collections
      • UT - Forestry Products [2466]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository