View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Simulasi aliran fosfor di tambak tumpangsari pola empang parit : Studi kasus di RPH Tegal Tangkil BKPH Ciasem-Pamanukan KPH Purwakarta Perum Perhutani Unit III Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      full text (17.87Mb)
      Date
      1997
      Author
      Kusnandar, Nandang
      Purnomo, Herry
      Kusmana, Cecep
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Masuknya komponen pengelolaan terhadap sistem lingkungan dalam hal ini usaha pertambakan akan merubah keseimbangan dalam sistem hutan payau maka sistem akan mencapai keseimbangan baru. Berdasarkan hal itu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk membuat model kuantitatif dari pergerakan unsur hara fosfor di tambak tumpang sari dan melakukan simulasi pada berbagai kondisi awal untuk tujuan peramalan kondisi unsur hara fosfor dimasa yang akan datang. Dalam hutan bakau pada lokasi penelitian terdapat kurang lebih 8 subsistem besar yang saling berhubungan yaitu udara, tegakan pohon, hewan, tanah, empang, parit, sungai dan laut. Unsur Fosfor secara terus dan rumit, namun beraturan, bergerak diantara kedelapan subsistem tersebut. Untuk menyederhanakan penelitian dan memudahkan pembuatan model, dipilih tiga subsistem yang paling mudah diukur sebagai simpanan Fosfor, yaitu subsistem pohon, subsistem tanah dan subsistem empang yang mengelilingi tegakan. Sedangkan udara, hewan, parit, sungai dan laut diletakan diluar sistem dan digunakan sebagai sumber input dan tempat dimana output sistem bergerak. Kadar Fosfor pada keadaan setimbang, yaitu saat jumlah input sama dengan jumlah output, yang terdapat pada tanah (jenis tanah alluvial berwarna hitam hingga coklat keabuan dengan persenatsi liat yang tinggi sampai persentasi tinggi, di hutan bakau dengan tegakan utama Rh. mucronata sebesar 85,489 kg. Hal ini mendukung penelitian sebelumnya bahwa zona mangrove memiliki produktivitas tinggi dan berfungsi sebagai penyedia unsur hara bagi ekosistem yang berdekatan (Lugo et al., 1975, Harger, 1982, Indiarto et al., 1990). Kadar Fosfor dalam empang diduga sebesar 0.275 kg. Besar kadar Fosfor dalam empang sangat dipengaruhi oleh fluktuasi...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145597
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository