View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Prevalensi infeksi Balantidium coli pada ternak babi sebelum dan setelah pemberian obat cacing

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (3.791Mb)
      Date
      2002
      Author
      Mulianawati, Sri
      Tampubolon, Mangaraja P
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan di Kandang Percobaan ternak babi, Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor selama bulan November 2001. Ternak Percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah babi yang baru 1 minggu didatangkan dari luar kandang percobaan, berumur 5 bulan, sebanyak 20 ekor yang masing-masing terdiri atas 12 ekor babi jantan dan 8 ekor babi betina. Ternak babi yang dipelihara secara kelompok terdiri dari kelompok kandang besar 5 sampel, kandang ukuran kecil 2 sampel, kandang induk 2 sampel dan kandang anak 2 sampel. Tujuan dari penelitian ini adalah mengumpulkan data untuk mengetahui prevalensi infeksi Balantidium coli pada ternak babi baik sebelum dan setelah pemberian obat cacing. Obat cacing yang digunakan yaitu Contra-Worm yang tiap gramnya mengandung piperazine citrate 600 mg dengan dosis pemakaian 5 gram (1 sendok teh)/10 kg berat badan. Pemeriksaan sampel tinja dilakukan dengan cara pewarnaan natif menggunakan larutan Eosin 2%. Dari hasil pemeriksaan tinja ternak babi yang dipelihara secara individu diketahui bahwa sebelum pemberian obat cacing, banyaknya individu yang positif Balantidium coli berjumlah 3 ekor, namun setelah perawatan 3 ekor anak babi tersebut bebas dari Balantidium coli, sementara 2 ekor anak babi lainnya menjadi terinfeksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa obat ini tidak efektif terhadap protozoa Balantidium coli tetapi untuk cacing Nematoda. Hasil pemeriksaan tinja ternak babi yang dipelihara secara kelompok menunjukkan bahwa kista Balantidium coli hanya ditemukan pada kelompok anak babi dan tidak ditemukan pada babi dewasa, kemungkinan babi dewasa sudah mendapat kekebalan…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145585
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository