View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penentuan faktor eksploitasi dan model penduga volume batang jenis terentang (Campnosperma auriculata Hk.f.) di HPH PT. SBA Wood Industries, Sumatera Selatan

      Thumbnail
      View/Open
      full text (13.56Mb)
      Date
      1997
      Author
      Susilo, Agus
      Hardjoprajitno, Soedari
      Prihanto, Budi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Dalam upaya pengelolaan hutan secara profesional, diperlukan adanya perenca- naan secara matang dan integral. Perencanaan tersebut juga meliputi masalah jumlah kayu maksimum yang diperbolehkan untuk dieksploitasi dalam waktu tertentu (1 ta- hun) atau yang biasa disebut jatah tebang tahunan (Annual Allowable Cutting/AAC). Hal ini dimaksudkan agar jumlah tebangan yang dilakukan tidak melebihi daya dukung maksimum dari sumber daya kayu di areal tersebut. Berkaitan dengan jatah tebang tahunan ini, harus dilakukan perhitungan terhadap potensi yang ada di areal tebangan yang direncanakan. Beberapa hal yang sangat me- nentukan dalam penentuan potensi hutan tersebut adalah Faktor Bentuk dan Faktor Eksploitasi. Faktor bentuk merupakan rasio antara volume batang aktual dengan vo- lume silinder yang diameter dan tingginya sama dengan diameter setinggi dada dan tinggi pangkal tajuk bebas cabang. Sedangkan faktor eksploitasi adalah perbandingan antara bagian batang yang dimanfaatkan dengan bagian batang yang diharapkan dapat dimanfaatkan. Faktor bentuk dan faktor eksploitasi yang digunakan selama ini, terutama di HPH PT.SBA Wood Industries adalah faktor bentuk dan faktor eksploitasi yang digu- nakan secara umum untuk semua jenis yaitu sebesar 0,7 untuk faktor bentuk dan 0,8 untuk faktor eksploitasi. Penggunaan faktor bentuk dan faktor eksploitasi yang me- nyamaratakan untuk semua jenis pohon ini jelas sangat diragukan ketelitiannya. Hal ini disebabkan setiap jenis pohon memiliki karakteristik yang khas dan berbeda dengan pohon jenis lain. Dalam penelitian ini akan dicoba ditentukan faktor bentuk dan faktor eksploitasi untuk pohon jenis terentang (Campnosperma auriculata Hk.f.). Pendekatan yang dilakukan untuk menghitung faktor eksploitasi adalah dengan membandingkan antara volume kayu yang termanfaatkan (sampai di TPK) dengan....
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145568
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository