View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Upaya perbaikan penyaradan sistem kuda-kuda melalui aplikasi rodongka untuk penyaradan kayu di hutan rawa gambut (Di HPH PT. SBA Wood Industries - Sumatera Selatan dan HPH PT. Rimba Karya Indah - Jambi)

      Thumbnail
      View/Open
      full text (15.94Mb)
      Date
      1998
      Author
      Rosyadi, Anwar
      Nugroho, Bramasto
      Sadiyo, Sucahyo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Dewasa ini kegiatan penyaradan di hutan rawa dilakukan secara manual yang dikenal dengan sistem kuda-kuda. Penyaradan dengan sistem kuda-kuda terbukti banyak kelemahannya baik ditinjau dari segi produktivitasnya maupun dari segi lingkungan. Beberapa penelitian yang telah dilakukan terhadap produktivitas penyaradan di hutan rawa dengan sistem kuda-kuda memperlihatkan bahwa produktifitasnya sangat kecil. Penelitian yang telah dilakukan Iking (1972) menyebutkan bahwa produktivitas penyaradan dengan sistem kuda-kuda sebesar 3,1 - 4,1 m³/jam (Syaifullah, 1997). Selanjutnya dilaporkan oleh Harahap (1990) yang mengadakan penelitian di palembang, Suwarno (1994) di Riau, Nugroho, Sadiyo dan Satriyono (1996) di Palembang dan Rani (1996) di Riau dan Syaifullah (1997) di Sampit bahwa rata-rata produktivitas penyaradan dengan sistem kuda-kuda di masing-masing lokasi penelitian tersebut berturut-turut adalah 2,28 m³/jam, 3,12 m/jam, 2,25 m³/jam, 2,22 m³/jam dan 2,94 m³/jam. Bertolak dari kekurangan-kekurangan tersebut, maka perlu dibuat alat sarad di hutan rawa yang lebih menguntungkan. Rodongka telah dibuat untuk mengatasi hal tersebut dan telah diuji pada skala terbatas oleh Nugroho, Sadiyo dan Satriyono (1996) dan Syaifullah (1997) dengan produktivitas masing-masing sebesar 9,35 m³/jam dan 10,76 m³/jam. Tetapi pada kedua penelitian tersebut, alat rodongka diuji pada jalan angkutan utama, bukan pada jalan sarad yang dirancang khusus. Untuk itu, alat rodongka harus diuji coba pada jalan sarad yang dirancang dengan konstruksi tertentu yang dirancang khusus untuk pengujian alat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dan memperkenalkan alat sarad di hutan rawa yang sederhana dan memenuhi berbagai syarat baik dari segi aspek teknis, ekonomis maupun ekologis yang dapat mengganti sistem kuda-kuda...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145488
      Collections
      • UT - Forestry Products [2466]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository