View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Sifat fisik dan mekanik beberapa jenis kayu Indonesia yang dimodifikasi sebagai pengganti kayu pok (Gualacum officialle Linn.)

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (2.803Mb)
      Date
      1997
      Author
      Suhairi, Imra
      Tobing, Togar L.
      Hajib, Nurwati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kayu Pok (Guaiacum officinale Linn.) merupakan kayu yang umum digunakan sebagai bearing atau bantalan as baling-baling kapal, karena kayunya memiliki kekuatan yang sangat tinggi, dimensi yang stabil dan mengandung zat ekstraktif yang berfungsi sebagai pelumas. Sampai saat ini kayu pok masih diimpor oleh industri perkapalan indonesia dari Amerika latin dengan harga yang sangat mahal, yaitu Rp 20.000.000/m3 (Barly, 1996). Mengingat jumlah kapal besar di Indonesia cukup banyak, yaitu ± 7261 unit (Dephub, 1991) dapat memberi indikasi akan kebutuhan kayu pok cukup besar (tiap unit bearing membutuhkan 0,006 m³ kayu Pok), maka timbul pemikiran untuk mencari alternatif kayu lain, terutama jenis-jenis kayu Indonesia yang memiliki sifat kekuatan yang tinggi sebagai substitusinya. Langkah awal yang perlu dilakukan guna menentukan jenis mana yang cocok sebagai substitusi tersebut adalah dengan mengetahui sifat-sifat kekuatan dan teknologisnya. Diantara jenis-jenis kayu Indonesia, maka dalam penelitian ini diambil beberapa jenis kayu, yaitu kayu tapos (Elateriospermum tapos Bl.), kayu batu (Xanthophyllum stipitatum Benn.) dan kayu torem (Manilkara kanosiensis HJL et. BM) yang dimodifikasi dengan memberi perlakuan awal perendaman dalam air selama satu bulan dan diimpregnasi dengan bahan water repellent berupa minyak, yaitu cellavit dan nelsonite. Dengan mengimpregnasikan bahan di atas diduga dapat meningkatkan stabilitas dimensi kayu modifikasi dan bahan tersebut mampu berfungsi sebagai pelumas sehingga dapat meningkatkan ketahanan kayu terhadap abrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pengimpregnasian bahan water repellent terhadap sifat fisik dan mekanik kayu modifikasi, guna melihat kemungkinan kayu modifikasi bisa menjadi substitusi kayu pok (Guaiacum officinalle Linn.)..
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145348
      Collections
      • UT - Forestry Products [2466]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository