View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh konsistensi pulp dan konsentrasi oksalat dalam pemutihan pulp kraft dengan manganase peroksidase dan mediator sistem (MMS)

      Thumbnail
      View/Open
      full text (10.51Mb)
      Date
      1998
      Author
      Amin, Nurmin
      Sofyan, Kurnia
      Prasetya, Bambang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Konsumsi kertas per kapita penduduk Indonesia setiap tahun terus meningkat. Pada tahun 1989 konsumsi kertas sekitar 5,7 kg perkapita, pada tahun 1994 meningkat menjadi 14 kg perkapita. Selama pelita VI diperkirakan terjadi pertumbuhan konsumsi kertas sebesar 10% (Republika, 17 Juni 1996). Proses yang digunakan dalam pembuatan pulp umumnya menggunakan proses sulfat (kraft). Proses ini dapat menyebabkan pencemaran udara akibat gas buangan hidrogen sulfida (H2S) dan metil merkaptan (CH3SH) serta membutuhkan klor lebih banyak dalam pemutihan pulp. Hasil reaksi antara klor dan lignin membentuk senyawa chlorinated organic yang bersifat toksik. Salah satu alternatif untuk mengurangi pemakaian klor dalam proses pemutihan adalah menggunakan proses biokatalis lignin sebagai pereaksi yang diproduksi oleh mikroba dari kelompok fungi (white-rot). Penggunaan fungi white- rot telah terbukti dapat menurunkan bilangan kappa dan meningkatkan derajat putih (Prasetya, 1996). Namun demikian prosesnya memerlukan waktu sampai 5 hari sehingga proses ini sulit diterapkan di industri. Untuk mempercepat proses pemutihan pulp dengan menggunakan enzim, tetapi masih menghadapi kendala yaitu kurangnya efektivitas pemutihan. Oleh karena itu ditambahkan mediator untuk meningkatkan efektivitas pemutihan. Enzim Mn-P dari fungi CPN 01 dapat bekerja dengan menambahkan mediator dalam mendegradasi lignin. Akan tetapi lignin yang terdegradasi dapat berikatan kembali dengan pulp sehingga ditambahkan oksalat untuk menangkap lignin yang terdegradasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsistensi pulp dan konsentrasi oksalat dalam pemutihan pulp sulfat dengan menggunakan enzim Mn-P.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145301
      Collections
      • UT - Forestry Products [2466]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository