View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis sistem tataniaga gula pasir pasca monopoli Bulog

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (22.40Mb)
      Date
      1999
      Author
      Hermanto, Bambang
      Sanim, Bunasor
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Konsumsi gula pasir dari waktu ke waktu mengalami peningkatan seiring dengan pertambahan pendapatan dan kesejahteraan. Sementara pergerakan volume produksi dari tahun ke tahun cenderung mengalami penurunan. Hal ini menyebabkan gap antara produksi dan konsumsi gula pasir semakin melebar dan ini ditunjukkan dengan semakin meningkatnya impor gula pasir. Dalam rangka kesiapan industri gula pasir gula nasional menghadapi era perdagangan bebas maka masalah di atas merupakan salah satu pendorong diperlukannya deregulasi dalam ekonomi pergulaan nasional. Deregulasi dilakukan mulai dari subsistem produksi usahatani, pengolahan (pabrik gula) sampai pada tataniaganya. Tujuan adanya deregulasi ini adalah untuk menciptakan efisiensi dan produktivitas yang lebih tinggi dalam industri gula nasional. Salah satu deregulasi yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan menghapuskan monopoli Bulog atas tataniaga gula pasir. Kebijakan ini tentu saja membawa dampak yang sangat besar terhadap perekonomian gula pasir di Indonesia. Dalam konteks di atas maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji industri gula pasir di Indonesia, mempelajari pola penetapan harga pasca monopoli Bulog, membandingkan sistem tataniaga gula pasir sebelum dan sesudah monopoli Bulog atas tataniaga gula pasir dihapuskan serta menganalisis tingkat efisiensi tataniaga gula pasir pasca monopoli Bulog. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, analisis marjin dan analisis keterpaduan pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaan industri gula pasir nasional dilihat dari luas areal, produktivitas dan efisiensi produksi pengolahan secara umum menunjukkan prestasi yang semakin menurun. Sementara industri gula di Jawa terlihat semakin tidak efisien karena terbatasnya lahan dan mesin-mesin pabrik yang sudah berumur tua. Sedangkan industri gula di luar Jawa menghadapi kendala kesesuaian lahan dan investasi. Namun prospek industri gula di luar Jawa di masa mendatang cukup menjanjikan, terutama perusahaan-perusahaan gula milik swasta…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145298
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository