View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Mempelajari aspek manajemen operasi manufaktur di industri pengolahan kayu PT.Inhutani I Administratur Industri Bekasi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      full text (8.447Mb)
      Date
      1998
      Author
      Sitorus, Soaduon
      Manurung, E.G.Togu
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Dalam mengambil keputusan penting perusahaan sangatlah dibutuhkan tenaga kerja yang terampil dan berpergalaman. Hal tersebut dapat ditunjang dengan pendidikan dan pelatihan kerja seperti magang. Melalui kegiatan kerja magang ini mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan manajerial, memahami serta menghayati proses kerja secara nyata. Kegiatan magang ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 1998 di PT. INHUTANI I Administratur Industri Bekasi. Adapun pelaksanaannya menggunakan metode diskusi, wawancara, pemngumpulan data, pengamatan langsung serta berperan aktif dalam kegiatan di lapangan sebagai teraga kerja. PT. Inhutari I Administratur Industri Bekasi merupakan badan usaha milik negara (BUMN) dan merupakan cabang dari PT. INHUTANI I (Persero) yang bergerak dalam bidang perkayuan. Adapun tujuan didirikannya pabrik kayu PT. Inhutani I Bekasi adalah memenuhi anjuran pemerintah dalam rangka industrialisasi perkayuan (Integrated Wood Industry) dan untuk mendapatkan nilai tambah dari barang yang dihasilkan. Sistem produksi yang ada di PT. INHUTANI I Administrtur Industri Bekasi meliputi: penggergajian (sawmill), pengeringan (heating), pengolahan kayu lanjutan (wood working). Sarana pendukung sistem produksi tersebut adalah tempat penimbunan kayu bulat, pergudangan dan pemasaran serta keuangan. Kegiatan penggergajian dimulai dari penerimaan kayu bulat, penggergajian dan penyerahan kembali hasil kayu gergajian ke bagian TPK. Sistem kerja pada bagian penggergajian dilakukan dengan sistem borongan dengan pengendalian langsung dari pengawas penggergajian. Proses penggergajian ini bersifat tidak kontinyu karena hanya akan berproduksi jika kayu bulat ada, sedangkan pembelian kayu bulat dilakukan jika stok kayu gergajian kurang. Hal ini terutama disebabkan karena stok tidak dilakukan pada bahan baku melainkan hanya pada kayu gergajian. Akibatnya sering ter adi kekosongan kegiatan pada penggergajian. Hal ini akan menimbulkan kerugian pada perusahaan karena besarnya biaya tetap (fixed cost) yang harus ditanggung, Untuk mencegah timbulnya kerugian tersebut dapat dilakukan alternatif dengan menerima jasa penggergajian seperti yang telah dilakukan pada bagian pengeringan dan bagian pengolahan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145286
      Collections
      • UT - Forestry Products [2466]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository