Isolasi Bakteri Xilanolitik dan Selulolitik dari Feses Luwak
View/ Open
Date
2012Author
Dewi, Sri Lakmsi
Meryandini, Anja
Sunarti, Titi Candra
Metadata
Show full item recordAbstract
Kopi luwak adalah produk kopi komersial yang diproduksi dari biji kopi yang
difermentasi secara in vivo di dalam saluran pencernaan luwak dan dikeluarkan kembali sebagai
biji tidak tercerna di dalam feses. Hal ini yang membuat kopi luwak sebagai produk kopi yang
langka dan mahal. Produksi kopi luwak bergantung pada ketersediaan dan kelangsungan hidup
luwak. Salah satu upaya untuk menghasilkan kopi yang kualitasnya setara dengan kopi luwak
adalah dengan melakukan proses fermentasi secara in vitro menggunakan isolat bakteri aerobik
yang berasal dari saluran pencernaan luwak. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan
menyeleksi bakteri aerobik xilanolitik dan selulolitik dari feses luwak segar yang dapat
mendegradasi kulit kopi, dan menerapkannya untuk pengembangan fermentasi biji kopi secara in
vitro. Dua isolat bakteri xilanolitik dan selulolitik yang dipilih dan berhasil diisolasi pada media
yang mengandung xilan atau CMC yang mampu tumbuh dengan baik dan mampu memanfaatkan
satu-satunya sumber karbon dalam media pertumbuhan adalah isolat FLx3 dan FLx5 (xilanolitik),
Fls1 dan FLs4 (selulolitik). Xilanolitik mulai memasuki fase eksponensial pada jam ke-0 (FLx3)
dan jam ke-24 (FLx5), sedangkan selulolitik mulai mencapai fase eksponensial pada jam ke-0
(FLs1) dan jam ke-14 (FLs4). Isolat FLx5 merupakan isolat xilanolitik yang memiliki aktivitas
enzim xilanase tertinggi yaitu sebesar 0.275 nKat/ml pada waktu inkubasi jam ke-60 dan isolat
FLs1 merupakan isolat selulolitik yang memiliki aktivitas enzim selulase tertinggi yaitu sebesar
0.024 nKat/ml pada waktu inkubasi jam ke-36. Kedua isolat tersebut mampu mendegradasi kulit
kopi sehingga terjadi perubahan struktur setelah penambahan bakteri xilanolitik dan selulolitik.
Collections
- UT - Biology [2401]
