View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemberian putresin dan suhu penyimpanan terhadap perubahan kualitas buah pisang ambon

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (15.54Mb)
      Date
      1995
      Author
      Kurnia, Esa
      Purwoko, Bambang S.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh poliamin yang dikombinasikan dengan perlakuan suhu dingin terhadap perubahan kualitas buah pisang. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pusat Antar Universitas dan Laboratorium Teknologi Industri Pertanian, Institut Pertanian Bogor sejak bulan November 1994 sampai dengan bulan Mei 1995. Buah pisang ambon yang digunakan diperoleh dari kebun pisang di Ciawi. Bahan percobaan lainnya terdiri dari putresin, benlate, Tween 20, kantung plastik polietilen dan bahan-bahan kimia untuk analisis kimia buah. Peralatan yang digunakan adalah ruang pendingin, penetrometer, spektrofotome- ter, chromameter dan alat-alat titrasi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor dan tiga kelompok. Faktor pertama adalah suhu penyimpanan yang terdiri dari dua taraf yaitu: suhu ruang (29°C) dan suhu 15°C. Faktor kedua adalah aplikasi putresin yang terdiri dari dua taraf yaitu: putresin 0 M dan 102 M. Pisang dicelup dalam larutan selama 30 menit, ditiriskan dan disimpan di dalam plastik berlubang. Pengamatan dilakukan pada hari ke 0, 3, 7, 10, 14 dan hari ke 21 setelah aplikasi. Peubah yang diamati meliputi perubahan bobot, perubahan kekerasan, warna, kandungan gula, kandungan pati dan kandungan vitamin C. Hak cip Penyimpanan pada suhu 15°C memberikan pengaruh berupa perlambatan penyusutan bobot serta dapat mempertahankan warna kulit buah, kekerasan buah, kandungan gula dan kandungan pati. Perlambatan pemasakan oleh suhu dingin menyebabkan pisang dapat disimpan lebih dari 21 hari. Buah pisang yang disimpan pada suhu kamar (29°C) dapat bertahan sampai 14 hari. Perlakuan aplikasi putresin tidak dapat menghambat proses pemasakan buah pisang ambon. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengamatan secara fisik (warna, bobot dan kekerasan buah) maupun kimia (kandungan pati, gula dan vitamin C) buah yang tidak berbeda antara pisang yang diberi perlakuan putresin dengan pisang tanpa perlakuan putresin…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145054
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository