View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penggunaan perekat wood liquids dalam pembuatan kayu lapis meranti (shorea spp.) dan keruing (dipterocarpus spp.)

      Thumbnail
      View/Open
      full text (6.538Mb)
      Date
      1998
      Author
      Widiana, Yunita Retno
      Ruhendi, Surdiding
      Subiyanto, Bambang
      Prasetya, Bambang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Wood liquids yang telah dikembangkan oleh S. Pu (1991) dicoba dibuat dengan menggunakan serbuk kayu sengon (Paraserianthes falcataria). Perekat wood liquids yang dihasilkan kemudian diaplikasikan sebagai perekat kayu lapis meranti dan keruing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada spesifikasi perekat wood liquids, kecuali pH perekat yang amat rendah yaitu 0,12, perekat ini memiliki sifat-sifat (seperti berat jenis 1,166, kadar padat perekat 52%, viscositas 1,8 poise, warna hitam dan waktu gelatinasi 3,5 menit) yang mendekati sifat perekat phenol formaldehide (SNI 06-0121-1987). Pengujian kayu lapis yang meliputi kadar air dan keteguhan rekat menunjukkan bahwa kayu lapis meranti dan keruing yang dibuat dengan perekat wood liquids ini ternyata memenuhi persyaratan SNI 01-2704-1992, walaupun khusus untuk venir keruing memerlukan perlakuan pendahuluan sebelum direkat menjadi kayu lapis. Berat labur perekat dan suhu kempa yang digunakan dalam proses pembuatan kayu lapis tipe eksterior tidak berpengaruh nyata terhadap nilai keteguhan rekat kayu lapis. Tetapi jenis kayu sebagai venir kayu lapis berpengaruh nyata terhadap nilai keteguhan rekat kayu lapis. Jenis meranti akan menghasilkan nilai keteguhan rekat yang lebih tinggi dibanding dengan jenis keruing. Pembuatan kayu lapis dengan menggunakan perekat wood liquids sebaiknya dilakukan pada berat labur 300g/m², suhu kempa 160°C dan jenis kayu meranti. Perekat wood liquid dalam kondisi penggunaan seperti ini dapat dikategorikan sebagai salah satu perekat thermosetting untuk penggunaan eksterior II. Sedangkan untuk penggunaan interior II, pembuatan kayu lapis dengan menggunakan perekat wood liqiuds sebaiknya dilakukan pada berat labur 400 g/m², suhu kempa 160°C dan jenis kayu keruing.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145018
      Collections
      • UT - Forestry Products [2466]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository