View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perbandingan ketetapan hasil pendugaan volume pohon kelompok Meranti merah (Shorea spp.) berdasarkan integrasi persamaan taper, rumus analitik dan Centroid sampling method : Studi kasus di HPH PT Kiani Lestari, Kalimantan Timur

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (15.33Mb)
      Date
      1998
      Author
      Kusnadi, Herry
      Sutahardja, Suwarno
      Rusolono, Teddy
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pengelolaan hutan memerlukan suatu rencana pengelolaan yang baik, cermat dan terarah agar dapat mencapai hasil yang maksimal dan menguntungkan baik secara ekologis maupun ekonomis sehingga tercapai kelestarian hasil. Untuk keperluan perencanaan hutan tersebut, inventarisasi hutan merupakan bagian kegiatan yang penting, karena data yang dihasilkan akan menjadi dasar utama bagi rencana yang akan disusun. Inventarisasi hutan merupakan salah satu kegiatan yang pertama kali dilakukan dalam rangkaian manajemen hutan. Inventarisasi hutan merupakan kegiatan untuk menguraikan kuantitas dan kualitas pohon-pohon hutan serta berbagai karakteristik tempat tumbuhnya, dan lebih menitikberatkan pada pengumpulan informasi mengenai potensi tegakan. Pengelola hutan perlu mengetahui potensi tegakan hutan yang dapat diproduksinya untuk memasok industri perkayuan. Pengumpulan informasi mengenai potensi tegakan ini berhubungan erat dengan pengukuran volume pohon. Pendugaan volume pohon berdiri dapat diduga dengan beberapa metode Pendugaan volume batang sebagian besar jenis-jenis kayu komersial di Indonesia dilakukan dengan menggunakan persamaan volume dengan memakai faktor bentuk batang 0,7; sehingga nilai dugaan yang diperoleh lebih tinggi dari keadaan sebenarnya (Sutarahardja dan Haeruman, 1982). Husch (1963), Kozak, Munro dan Smith (1969) dalam Loetsch, Zohrer dan Haller (1973), Goulding dan Murray (1975) serta Laasasenaho (1982), telah memperkenalkan beberapa model pendugaan volume pohon yang didasarkan pada fungsi bentuk batang yang sering disebut dengan persamaan taper. Metode pendugaan volume pohon yang lain yaitu metode centroid...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/144879
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository