View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Resources Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Resources Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penggunaan Gearbox pada In-board Engine : Pengaruhnya terhadap Hasil Tangkapan Jaring Arad di Perairan Muarareja, Kota Tegal, Jawa Tengah

      Thumbnail
      View/Open
      C04afa_abstract.pdf (330.1Kb)
      Full text (2.222Mb)
      Date
      2004
      Author
      Fauzi, Ahmad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kota Tegal merupakan salah satu penghasil ikan laut yang relatif besar di pantai utara Jawa Tengah dengan produksi rata-rata 25.000 ton/tahun. Selama 5 tahun terakhir yaitu dari tahun 1998-2002 produksi udang di Kota Tegal mengalami fluktuasi produksi. Tejadinya fluktuasi produksi ini disebabkan oleh aktifitas penangkapan yang masih berorientasi pada perikanan skala kecil, untuk itu teknologi yang digunakan nelayan tegal perlu ditingkatkan. Jaring arad merupakan salah satu alat penangkap udang yang dioperasikan di perairan Muarareja. Alat yang dioperasikan di dasar laut ini merupakan salah satu alat yang optimal dalam menangkap biota laut, baik udang maupun ikan demersal. Untuk mengoperasikan alat ini, membutuhkan tenaga penggerak yang besar pada saat towing agar kecepatan kapal dapat melebihi kecepatan renang ikan demersal dan udang. Di perairan Muarareja, pada umumnya kapal yang mengoperasikan jaring arad mempunyai 2 buah mesin antara lain mesin dalam yang mempunyai tenaga 16,5 HF' dan mesin tempel yang mempunyai tenaga 16,I HP. Hasil tangkapan yang diperoleh dengan menggunakan kedua mesin ini sedikit sehingga pendapatan nelayan jaring aradpun tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari, ha1 ini di sebabkan kecepatan yang dihasilkan mesin penggerak tidak mampu menyamai kecepatan renang ikan demersai. Berdasarkan alasan tersebut, maka dalam penelitian ini dicoba untuk menambahkan gearbox pada mesin dalam yang diharapkan dapat meningkatkan kecepatan kapal. Hal ini disebabkan keliling poros, diameter dan jumlah baling- .. baling meningkat. Mesin kapal yang digunakan mempunyai daya 16,5 HP untuk mesin dalam dan 16,l HP untuk mesin 1 motor tempel. Penggunaan gearbox yang mempunyai reduksi 3:l menyebabkan diameter pros yang menghubungkan ke baling-baling kapal bertambah besar, semula hanya berdiameter 15 cm menjadi 30 cm dan sumbu porospun menjadi dua kali lebih besar, semula berdiameter 6,4 cm menjadi 12.8 cm sehingga baling-baling kapal diameternya menjadi dua kali lipat, semula berdiameter 15 cm menjadi 30 cm dan jumlah baling-baling yang semula 2 buah menjadi 3 buah. Dalam penelitian ini menggunakan 2 buah kapal berdimensi sama, 2 buah jaring berkontruksi sama, 2 buah mesin dalam dan 2 buah mesin luar dengankekuatan sama. Hanya saja ada satu mesin dalam yang diberi tambahan gearbox (perlakuan) dan yang satunya tanpa ada tambahan {standar). Hasil tangkapan dibagi menjadi hasil tangkapan utama dan sampingan. Hasil tangkapan utama yang berupa udang terdiri dari 3 spesies, yaitu udang jerbung (Penaeus merguiensis), krosok (Parapenaepsis sculptilis), dan dog01 (Metapenaeus ensis). Sedangkan hasil tangkapan sampingan terdiri dari 9 spesies ikan demersal, yaitu ikan pepetek (Leiognathus sp), beloso (Saurida tumbil), demang (Priac/zant/zus tuyenus), pari (Trygon sep/zen), kerapu (Eplzinephelus sexfusciutus), rajungan (porlunus pelugicus), Simping (A~?zusiunszp p), cumi-cumi ( ~ 0 1s~p)~, d0an sebelah (Psenodes erunzei). Baik jaring arad dengan mesin perlakuan dan standar rnemperoleh hasil tangkapan dengan jenis yang sama namun berbeda jumlahnya. Total hasil tangkapan udang pada jaring standar 1.159 ekor dengan berat 15.095 kg, dan pada jaring perlakuan tertangkap sebanyak 1.348 ekor dengan berat 17.540 kg. Hasil perhitungan analisis ragam diperoleh nilai Fhilung sebesar 191,26 dan Flabel sebesar 4,30 pada taraf nyata 0,05. Karena FhitunS > Fabe, maka tolak Ho yang berarti bahwa jumlah total hasil tangkapan setiap ulangan berbeda nyata, sehingga penggunaan gearbox pada mesin kapal memberikan pengaruh yang nyata terhadap total hasil tangkapan. Hal ini diduga akibat perbedaan kecepatan saat towing, sehingga dalam waktu yang sama (4 jam) terjadi perbedaan panjang areal sapuan di kedua jaring arad, yang mana kecepatan rata-rata towing pada jaring arad standar adalah 2,2 knot/jam selama 4 jam dengan jarak tempuh 8,8 mil dibandingkan pada jaring arad dengan penambahan gearbox pada mesin berkecepatan rata-rata 2,7 knot/jam selama 4 jam sehingga menempuh jarak 10,8 mil.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/14485
      Collections
      • UT - Aquatic Resources Management [2679]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository