Cendawan Mikoriza Arbuskula di Bawah Tegakan Tanaman Manggis dan Peranannya dalam Pertumbuhan Bibit Manggis (Garcinia mangostana L.)
Abstract
Penelitian ini bertujum untuk mengetahui spesies Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA) yang tenlapat di k w h tegakan tanaman manggis beberapa daerah sentra produksi mggis, serta untuk mengetahui pengad bebempi inokulum CMA ha& yang berasal h i hawah tegakan tamman rnanggis maupun yang b h berasal dari bawah tegakan tamman rnanggis, dan pengaruh inokulum CMA yang spesiesnya sama terhadap pertumbuhan, sistm p d c a m dan penyerapan urrsur ham bibit manggis (Gurcinia mangosfam L.) pada berbagai dosis pemupukan. Pengujian efektivitas inokulum CMA pads bibit manggis dihkukan dengan rnenggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor yang disusun secara faktorial d m diulang sebanyak 12 kali. Faktor pertama adalah pemberian inokulum CMA yang terdiri atas 15 jenis inokulum yaitu, tanpa inokulum CMA (kontrol); inokulum isolat murni (IRD 005, IRD 003, IAL 33, IAL 25, IAL 181, ?AL 40, campuran isolat IAL 33, IAL 25, IAL 181 dan IAL 40); serta inokulum CMA h i bawah tegakan tanaman manggis (Lombk Barat, Medan, Tmqggdek, Puwomjo, Leuwiliang, Tasikmdaya, Purwakarta). F h r kedua adalah pemupukan dengan menggmakan pupuk N:P:K (22:8:4) yang penyediaan haranya terkenddi, dan terdiri atas 3 taraf yaitu; 1 gtbibit, 2 glbibit clan 3 glbibit. Spesies CMA yang tedapat pda setiap inokulum dari hawah tegakan tanaman manggis diidentifikasi dan dihitung populasinya. Per- lohi tegakan tanaman manggis yang diamati menyebabkan spesies dan populasi CMA yang berhasil diisolasi dan diidentifikasi bervmisi. Dari tujuh lokasi tegakan tanaman rnanggis berhasil diidentifihsi 15 spesies CMA, yang terdiri atas enam spesies dari genus Acuulospora, dua spesies dari genus Gigaspora, lima spesies dari genus Glomtrs clan dua p i e s dari genus Scutellospora. Hasil pengujian efektivitas inokulum CMA pada bibit manggis menunjukh bahwa CMA ymg diinolculasikan mampu meninglcatkan pertumbuhan tajuk, akar, serta serapan hara N, P dan K daun bibit mmggis. Keefektivm masing-masing inokulum CMA yang diberikan bewariasi dalarn membantu pertumbuhau bibit mauggis. Setelah 12 bdan dijnokuhsi dengan berbagai jenis inokuium CMA terlihat bahwa inokulum CMA yang berasal dari PurwakarCa dan isolat IAL 25 (A. tuberculaca) memiliki kmmmpuan yang lebih bak dam membantu rneningkatkan pertumbuhm bibit manggis dibandingkan dengau inokulum CMA lainnya T d a p t perbedaan dektivitas dari isolat CMA yang spesiesnya sma dalam meningkatkan pertumbuhm tajuk dm perahran bibit manggis.
Collections
- MT - Agriculture [4005]

