Sidik gerombol untuk pewilayahan peternakan pada beberapa Kabupaten/Kotamadya di Indonesia
View/ Open
Date
1986Author
Wulandari, Sri Pingit
Sunarlim, Bunawan
Mattjik, Ahmad Ansori
Metadata
Show full item recordAbstract
Pembangunan dalam bidang pertanian meliputi pula pemba- gunan dalam sub-sektor peternakan. Perkembangan keadaan peternakan di Indonesia belum merata. Agar program pembangun- an dengan penekanan pada penyebaran dan pengembangan peternakan ber jalan dengan lancar, maka diperlukan gambaran mengenai keadaan pewilayahan peternakan di setiap wilayah (kabupaten/Kotamadya) tersebut.
Berdasarkan hal di atas, penelitian yang ditujukan untuk memperoleh gambaran keadaan pewilayahan peternakan suatu kabupaten/kotamadya sangatlah penting artinya bagi keperluan perencanaan pembangunan pertanian khususnya sub-sektor peternakan.
Data yang diperlukan diperoleh dari berbagai instansi atau lembaga yang berwenang. Peubah yang diamati pada tiap kabupaten/kotamadya ada sembilan, yaitu (1) luas wilayah, (2) jumlah kepala keluarga petani, ruminansia, (4) konsumsi setempat, (3) populasi riil ternak (5) konsumsi luar, (6) luas garapan, (7) luas padang rumput, (8) luas rawa dan (9) panjang jalan. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Februari hingga Mei 1985. Hasil penelitian ini hanya mencakup keadaan pada awal Pelita IV (1983). ...
