Analisis finansial dan ekonomi industri pengolahan kayu hilir : Studi kasus di PT.Inhutani I Bekasi Jawa Barat
Abstract
Selama 25 tahun terakhir, perekonomian Indonesia mengalami beberapa perubahan mendasar. Dalam sektor industri kayu, ciri pokok yang menonjol adalah perubahan orientasi ekspor. Semula orientasinya lebih terpusat pada ekspor log dan produk industri hulu, sekarang terdapat kecenderungan orientasi ekspornya lebih kea rah produk-produk industri hilir (downstream industry). Perubahan arah kebijakan pengembangan ekspor dari produk-produk industri kayu hulu ke produk-produk industri kayu hilir dimaksudkan untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dari sumberdaya alam hutan.
Meskipun demikian upaya pengembangan kayu industri kayu hilir dihadapkan pada kenyataan terbatasnya sumber-sumber faktor produksi yang tersedia dalam masyarakat, seperti tenaga kerja dari semua tingkat keterampilan, kemampuan manajemen dan administrasi, modal, tanah dan sumberdaya alam lain. Oleh karena itu, penilaian yang obyektif dan kuantitatif terhadap penggunaan input oleh industri dan manfaat yang diperoleh, harus dilakukan sebagai upaya untuk mencapai pengelolaan yang lebih efisien dengan hasil optimum
Collections
- UT - Forestry Products [2466]
