Analisis usahatani dan pemasaran komoditas kapas di Sulawesi Selatan
Abstract
Tanaman kapas adalah salah satu komoditas dalam sektor perkebunan yang diprioritaskan untuk dikembangkan pada Pelita VI, mengingat enam puluh persen dari komposisi penggunaan bahan baku industri tekstil di Indonesia masih menggunakan serat kapas dan kurang lebih tiga persen kebutuhan serat kapas dapat dipenuhi oleh produksi dalam negeri.
Tujuan penelitian adalah: (1) mengkaji keragaan usahatani kapas berbiji yang meliputi karakteristik petani, biaya dan penerimaan usahatani, (2) menganalisis efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi pada usahatani kapas, (3) menganalisis saluran dan struktur pemasaran kapas berbiji, dan (4) menganalisis lembaga pemasaran dan fungsi yang dilakukan tiap lembaga pemasaran serta marjin pemasaran kapas.
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Mangara Bombang, Kecamatan Polombangkeng Selatan Kabupaten Takalar dan Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone, Propinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli sampai akhir bulan Agustus 1996.
Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara langsung dengan responden; Petugas Penyuluh Lapang (PPL); Staf Dinas Perkebunan Propinsi Sulawesi Selatan,..dst
