View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemberian combelen terhadap gambaran darah anjing

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (6.350Mb)
      Date
      1989
      Author
      Messakh, Ina Purborini
      Prawiradisastra, Sunarya
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Phenothiazine merupakan obat pilihan dari tranquilizer yang biasa dipergunakan sebagai sedatikum atau untuk premedikasi anesthesia. Di samping kegunaannya, phenothiazine juga mempunyai efek-efek samping yang merugikan, misalnya kerja phenothiazine sebagai depresant pada sistim kardiovaskuler yang dapat mengakibatkan terjadinya hypotensi. Berdasarkan hal inilah penelitian diadakan untuk mengetahui seberapa jauh efek Combe Len yang merupakan derivat phenothiazine terhadap gambaran darah. Di samping itu juga diteliti perubahan-perubahan pada suhu pulsus, dan respirasi akibat pemberian combelen. Dalam penelitian ini digunakan 10 ekor anjing betina local sehat dan berumur antara 3 5 tahun, dengan berat badan yang berkisar antara 8-12 kg. Combelen diberikan secara intra vena dengan menggunakan syringe tuberkulin dengan dosis 0.03 ml per kg. berat badan. Penyuntikan dilakukan secara perlahan-lahan selama 15 detik dengan maksud menghindari efek iritasi local dan menghindari terjadinya hypotensi parah yang dapat terjadi pada penyuntikan secara intra vena dengan cepat. Fengambilan darah dilakukan sebelum penyuntikan combelen dan pada menit ke 30, 90, dan 150 sesudah penyuntikan, dengan menggunakan syringe yang telah diisi antikoagulan dengan perbandingan antara darah dan antikoagulan4 1. Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap jumlah eritrosit, leukosit, hemoglobin, dan Di samping hematokrit. pemeriksaan terhadap gambaran darah, juga dilakukan pemeriksaan terhadap suhu, frekuensi pulsus, dan Frekuensi respirasi bersamaan waktunya dengan saat pengambilan darah, yaitu sebelum dan pada menit ke 30, 90, dan 150 setelah penyuntikan combelen. Data dari hasil pemeriksaan darah diuji secara statistik dengan menggunakan uji kesamaan dua rata-rata dengan t-student dan uji pendekatan dengan statistik t yang didahului dengan uji kesamaan varians. Sedangkan hasil pengukuran terhadap suhu, frekuensi pulsus, dan frekuensi respirasi disajikan dalam bentuk grafik untuk melihat perubahannya…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/144606
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository