View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemberian bio-stimulant dan mikoriza terhadap pertumbuhan semai sengon (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen)

      Thumbnail
      View/Open
      full text (7.884Mb)
      Date
      1999
      Author
      Rela, Cut Dian Eva
      Setiadi, Yadi
      Wibowo, Cahyo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Salah satu jenis tanah marginal adalah tanah Podsolik Merah Kuning. Masalah tanah ini adalah reaksinya yang masam (pH rendah), kandungan Alumunium tinggi dan unsur hara rendah. Beberapa teknologi yang dicobakan untuk mengatasi kendala-kendala pada tanah marginal tersebut antara lain: pemanfaatan mikroorganisme yang dapat mendukung pertumbuhan tanaman, dan aplikasi bio-nature yang dapat menstimulir perkembangan tanaman dan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat konsentrasi dan waktu pemberian bio-nature pada pertumbuhan semai Paraserianthes falcataria, dan untuk mengetahui pengaruh bio-nature terhadap tingkat infeksi Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA) pada akar semai P. falcataria. Dihipotesakan bahwa inokulasi CMA dan pemberian bio-nature dapat meningkatkan pertumbuhan semai Paraserianthes falcataria. Variabel yang diukur dan diamati untuk mengetahui respon pertumbuhan semai Paraserianthes falcataria dan perkembangan mikoriza adalah tinggi, diameter, berat kering total, nisbah pucuk akar, dan tingkat infeksi akar oleh mikoriza. Bio-nature yang digunakan adalah campuran Bio-nature Custom dan Bio-nature Calcium dengan perbandingan 50% 50%. Pemberian bio-nature dilakukan dengan cara disemprotkan ke daun sebanyak lebih kurang 7 ml/bibit, dimana penyemprotan dilakukan setelah kotiledon jatuh dengan konsentrasi dan waktu pemberian yang berbeda yaitu: Tanpa pemberian bio-nature (kontrol). konsentrasi 30 cc/l, konsentrasi 60 cc/l, dan konsentrasi 120 cc/l. Pemberian bio-nature dilakukan pada minggu pertama, minggu ketiga, minggu kelima, dan ketujuh setelah penyapihan. Analisis data dilakukan secara statistik dengan menggunakan rancangan petak-petak terbagi dalam tiga faktor yaitu faktor mikoriza. konsentrsi bio-nature, dan waktu pemberian bio-nature (dengan masing-masing kombinasi perlakuan diulang 25 kali). Pada perlakuan yang berpengaruh nyata terhadap variabel yang diukur. selanjutnya dilakukan uji nilai tengah kuadrat terkecil untuk mengetahui kombinasi yang terbaik....
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/144513
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository