Prestasi kerja dan biaya pemanenan pada hutan tanaman industri : Studi kasus di HPHTI PT Tanjung Redeb Hutani, Berau Kalimantan Timur
Abstract
Kegiatan pembangunan HTI merupakan salah satu alternatif pemecahan dalam pemenuhan kebutuhan kayu untuk industri. Pada saat ini kebutuhan kayu untuk industri semakin meningkat sementara jumlah kayu yang dihasilkan oleh hutan alam Indonesia masih belum dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Dalam pengelolaan HTI terdapat tiga proses produksi, yaitu produksi primer atau pembangunan hutan, produksi sekunder atau pemanenan hutan, dan produksi tersier atau pengolahan hasil hutan.
Praktek khusus ini bertujuan untuk mempelajari sistem pemanenan yang diterapkan di HTI, mengetahui prestasi kerja pada tiap tahap pemanenan dan mengetahui komponen biaya tiap tahap pemanenan. Kegiatan magang dilaksanakan di HPHTI PT. Tanjung Redeb Hutani, Berau Kalimantan Timur, dengan waktu pelaksanaan magang selama ± 4 bulan, yaitu dari bulan Mei-Agustus 2000.
Metodik yang digunakan adalah metode time study. Data yang dihimpun berupa data waktu kerja tiap tahap pemanenan untuk mendapatkan prestasi kerja pemanenan. Sedangkan untuk menghimpun biaya pemanenan dipelajari tiap komponen biaya meliputi biaya tetap alat dan biaya operasional alat dan biaya operator.
Faktor penentu prestasi kerja penyaradan adalah volume kayu yang disarad dan jarak sarad. Pengaruh faktor-faktor tersebut dianalisis dengan analisis regresi Y = βο + βιΧι + β2X2 dimana Y = Prestasi kerja penyaradan (m³/jam), X₁= Volume kayu yang disarad (m³) dan X2 = Jarak sarad (m)...
Collections
- UT - Forestry Products [2469]
