View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh cendawan endomikorhiza dan molybdenum terhadap pertumbuhan semai paraseriauthes falcataria (L.) Nielsen umur 15 minggu

      Thumbnail
      View/Open
      full text (11.55Mb)
      Date
      1998
      Author
      Dharmawan, I Wayan Susi
      Supriyanto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Paraserianthes falcataria termasuk jenis cepat tumbuh. Sistem perakarannya berasosiasi dengan Rhizobium (bakteri penambat nitrogen) yang dapat memenuhi kebutuhan nitrogen bagi pohon inangnya (Hadi dan Suhariyanto, 1982). Bakteri tersebut menghasilkan enzim nitrogenase yang mampu mengubah gas nitrogen manjadi nitrogen organik sehingga dapat digunakan oleh tanaman untuk pertumbuhannya. Dilain pihak, cendawan mikorhiza mampu meningkatkan penyerapan fosfor yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Enzim nitrogenase pada kandungan fosfor yang tinggi akan sanggup mengikat nitrogen lebih tinggi (De La Cruz, 1995). Sementara itu cendawan endomikorhiza berperan secara tidak langsung untuk meningkatkan fiksasi nitrogen oleh Rhizobium pada tanaman jenis legum, karena cendawan endomikorhiza tersebut menstimulasi produksi nodul dan meningkatkan serapan fosfor pada tanah yang kekurangan unsur P (Mahadevan et al., 1989). Untuk keperluan tersebut maka aktivitas enzim nitrogenase dapat distimulasi oleh unsur molybdenum dalam mereduksi nitrat menjadi amonium yang kemudian diolah menjadi nitrit (Dell et al., 1995). Nitrit tersebut juga digunakan oleh cendawan endomikorhiza untuk perkembangannya dan untuk pertumbuhan tanaman. Dengan demikian kebutuhan unsur hara N dan P tanaman akan dipenuhi melalui dua cara yaitu fiksasi nitrogen (Rhizobium) dan serapan fosfor (cendawan endomikorhiza). Kedua mikroba tersebut bersifat sinergis dalam asosiasinya dengan semai sengon, sehingga diharapkan pertumbuhan bibit sengon akan meningkat jika dipupuk dengan molybdenum dan diinokulasi dengan endomikorhiza. Dilain pihak penelitian tentang peran molybdenum terhadap pertumbuhan sengon belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk molybdenum dan inokulasi cendawan endomikorhiza terhadap pertumbuhan semai sengon (Paraserianthes falcaturia).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/144365
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository