View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh radiasi sinar gamma dan subkultur berulang terhadap keragaman somaklonal tanaman dianthus caryophyllus l. secara in vitro

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (10.42Mb)
      Date
      2003
      Author
      Krisnaningtyas E.T., Tessie
      Mattjik, Nurhayati A.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh radiasi sinar gamma dan subkultur berulang terhadap keragaman somaklonal tanaman Dianthus caryophyllus L. Perlakuan radiasi sinar gamma dilakukan di Laboratorium Ilmu Hayati, Pusat Penelitian Ilmu Hayati dan Laboratorium Bioteknologi, Jurusan Budi Daya Pertanian, Fakultas Pertanian, IPB. Penelitian menggunakan rancangan perlakuan faktorial yang disusun dalam rancangan lingkungan acak lengkap dua faktor yaitu faktor pertama dosis radiasi sinar gamma, terdiri dari empat taraf yaitu 0, 10, 20 dan 30 Gy dan faktor kedua subkultur berulang, terdiri dari empat perlakuan yaitu subkultur pertama, kedua, ketiga dan keempat. Setiap perlakuan terdiri dari 24 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 4 botol. Sehingga terdiri dari 384 satuan percobaan. Bahan tanaman yang digunakan Dianthus caryophyllus L. kultivar Stanade yang berasal dari lapang, sehingga perlu disterilkan terlebih dahulu. Sterilisasi bahan tanaman terdiri dari dua tahap yaitu sterilisasi di luar laminar dan di dalam laminar. Setelah diperoleh apeks kemudian dikulturkan dalam media yang sudah disiapkan. Apeks ditanam dan dibiarkan selama 2 bulan untuk pertumbuhan tunas dan kemudian siap untuk diradiasi. Setelah diradiasi, tanaman anyelir steril siap ditanam sesuai perlakuan. Penanaman dilakukan dengan cara memisahkan tunas-tunas anyelir di dalam cawan petri. Setiap botol berisi dua eksplan. Botol-botol kultur yang telah ditanam eksplan, disimpan pada rak dalam ruang kultur bertemperatur 25-28°C dan dengan penyinaran lampu TL terus menerus. Setelah nemasuki perlakuan subkultur yaitu pemisahan dan pemindahan tunas-tunas ke dalam media tanam yang sama, setiap botol ditanam 8-10 eksplan tunas anyelir. Tunas yang akan diamati adalah tunas yang dipilih pada 3-4 hari setelah tanam dengan tinggi antara 0.5-1 cm dan diberi tanda untuk memudahkan pengamatan…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/144199
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7625]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository