Pengaruh Waktu Patah Batang Terhadap Produksi Dua Varietas Jagung (Zea mays L.)
Abstract
Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan IPB Darmaga IV, berlangsung sejak awal Oktober 1982 sampai dengan pertengahan Januari 1983.
Patah batang yang disebabkan oleh angin dan atau lemahnya batang sering menimbulkan kerugian yang besarnya sulit diduga secara kuantitatif. Dalam penelitian ini ingin diketahui besarnya penurunan hasil karena pematahan batang yang dilakukan secara simulasi pada berbagai fase setelah pertumbuhan vegetatif maksimum.
Pematahan batang dilakukan pada saat 50% malai muncul, 50% silking, fase masak susu dan fase masak tepung (fase 4, 5, 7 dan 8) dengan kontrol tanpa pematahan terhadap varietas Arjuna dan Hibrida IPB 1. Pematahan dilakukan di bawah tongkol utama. Digunakan rancangan Acak Kelompok yang disusun secara faktorial dengan tiga ulangan dan populasi tanaman 50,000/ha.
Tinggi tanaman, tinggi letak tongkol dan indeks luas daun pada Hibrida IPB 1 lebih besar daripada Arjuna sedangkan lingkar batang relatif sama. Ini menunjukkan bahwa Hibrida IPH: 1 cenderung lebih peka terhadap kerebahan dibanding dengan Arjuna.
