Pengaruh berbagai tingkat energi dalam ransum yang mengandung protein 18 persen dan "strain" ayam terhadap produksi telur ayam peterlur tipe medium pada fase II dengan pengandangan sistem cage
View/ Open
Date
1982Author
Priyastoko, Dwi
Gurnadi, Kartinah
Sugandi, Dawan
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini dilakukan di Bagian Unggas, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, yang berlangsung dari tanggal 9 Maret sampai dengan tanggal 26 Juli 1981.
Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh berbagai tingkat energi dalam ransum yang mengandung protein 18% dan "strain" ayam terhadap produksi telur ayam petelur tipe medium pada fase II dengan pengandangan sistem cage.
Sebagai materi percobaan digunakan 130 ekor ayam pete lur "strain" Hisex Brown dan 126 ekor ayam petelur "strain" Super Harco. Ransum yang digunakan terdiri dari tiga macam, masing-masing mengandung 2450, 2650 dan 2850 kkal energi metabolis per kilogram ransum, dengan kandungan protein se- besar 18%.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola faktorial 2 x 3 dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah "strain" ayam yang terdiri dari dua ma- cam, dan faktor yang kedua adalah tingkat energi ransum yang terdiri dari tiga taraf. Setiap ulangan digunakan 11 ekor ayam yang dikandangkan dengan sistem cage ("individu- al cage").
Dari hasil pengolahan statistika dan pembahasan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Tingkat energi metabolis tidak berpengaruh nyata terhadap produksi telur dan bobot telur.
2. "Strain" tidak berpengaruh nyata terhadap produksi te- lur dan konversi ransum.
3. Tingkat energi metabolis sangat nyata (P/ 0.01) mempengaruhi konsumsi ransum.
4. "Strain" sangat nyata (P/ 0.01) mempengaruhi bobot telur dan berpengaruh nyata (P/ 0.05) terhadap konsumsi ransum.
5. Produksi telur tidak berhubungan secara nyata terhadap konsumsi ransum dan bobot telur.
6. Pada ransum yang mengandung tingkat energi metabolis 2450 kkal menunjukkan nilai "income over feed cost", …dst
