Pemberdayaan, tingkat keberdayaan, dan partisipasi individu dalam kelompok dampingan lembaga swadaya masyarakat (LSM) (Pada Masyarakat Dampingan LSM Nastari Di Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, Jawa Barat)
Abstract
Pembangunan pada dasarnya bertujuan untuk memberikan perubahan dan perbaikan taraf hidup masyarakat pada suatu bangsa sehingga diperlukan strategi yang tepat terutama hubungannya dengan partisipasi masyarakat dalam pembangunan itu sendiri. Konsep pemberdayaan sesungguhnya merupakan respon dari pembangunan yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan hidup, kemajuan sosial, dan kemajuan kualitas hidup masyarakat. Pemberdayaan sebagai sebuah proses memerlukan intervensi pihak luar, Hal ini terkait dengan kehadiran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sebagai lembaga di luar pemerintah yang berperan dalam pembangunan terutama dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Pemberdayaan dalam prosesnya tidak terlepas dari faktor internal maupun eksternal. Faktor internal berhubungan dengan kondisi individu dalam masyarakat, sedangkan faktor eksternal berhubungan dengan peran orang luar yang akan melakukan intervensi pada masyarakat untuk mencapai suatu tujuan, tentunya tujuan tersebut lebih mendasarkan kepada peningkatan ketahanan, kepercayaan diri, dan partisipasi masyarakat. Setelah melakukan intervensi, diperlukan suatu strategi pemberdayaan yang memadai dengan melandaskan pada potensi yang dimiliki oleh masyarakat tersebut. Strategi pemberdayaan itu dapat dikategorikan kedalam strategi persuasif, edukatif dan strategi fasilitatif.
Penelaahan lebih jauh mengenai tingkat keberdayaan didasarkan atas potensi yang dapat dikembangkan sehingga bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Partisipasi masyarakat terwujud baik dalam membina hubungan sosial dalam masyarakat maupun dalam kelompok-kelompok dampingan. Keterkaitan partisipasi dengan tingkat keberdayaan menunjukkan bahwa pemberdayaan merupakan tahap awal untuk menuju kepada partisipasi Masyarakat.
Penelitian yang melandasi diri pada metode penelitian survei mencoba untuk mengetahui hubungan faktor-faktor internal dan eksternal terhadap Tingkat..dst
