View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemberian herbisida dan pemberian mulsa terhadap pertumbuhan dan pemberian kedelai (Glycine max (L).Merr) dalam pola tumpangansari dengan padi (Oryza sativa L.) pada budidaya basah

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (11.37Mb)
      Date
      2003
      Author
      Effendy, Mahfudz
      Ghulamahdi, Munif
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Percobaan ini dilakukan untuk menentukan pengendalian gulma yang tepat di bedengan kedelai yang ditumpangsarikan dengan padi pada budidaya basah. Percobaan ini dilaksanakan di Kebun Percobaan IPB Babakan Sawah Baru- Darmaga pada bulan Maret sampai dengan Agustus 2002. Bahan yang digunakan yaitu benih kedelai varietas Wilis dan benih padi varietas IR-64. Herbisida yang digunakan adalah herbisida pra tumbuh Oksifluorfen (GOAL 2E) dengan konsentrasi 0.25%. Mulsa yang digunakan adalah mulsa jerami padi. Percobaan menggunakan Rancangan Petak Terbagi (split plot design). Perlakuan terdiri atas dua faktor yaitu perlakuan herbisida dan perlakuan mulsa jerami padi. Perlakuan herbisida sebagai petak utama terdiri atas tanpa pemberian herbisida dan dengan pemberian herbisida. Perlakuan mulsa jerami padi sebagai anak petak terdiri atas empat taraf dosis yaitu: 0 ton/ha, 3 ton/ha, 6 ton/ha, dan 9 ton/ha. Terdapat 8 kombinasi perlakuan dengan ulangan tiga kali sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan herbisida memberikan pengaruh yang nyata terhadap peubah persentase penutupan gulma, memberikan pengaruh yang nyata terhadap bobot kering gulma pada 4 dan 8 MST dengan nilai pengamatan pada perlakuan tanpa herbisida adalah lebih tinggi dibandingkan perlakuan dengan herbisida untuk peubah-peubah tersebut. Perlakuan herbisida juga berpengaruh terhadap jumlah polong hampa kedelai, sedangkan pada peubah yang diamati pada padi pengaruhnya tidak nyata. Pemberian mulsa nyata berpengaruh terhadap peubah bobot kering per petak dan bobot 100 butir kedelai. Perlakuan dengan menggunakan mulsa secara umum mendapatkan hasil yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan tanpa mulsa. Perlakuan mulsa juga berpengaruh nyata terhadap peubah persentase penutupan gulma dan jumlah malai per rumpun pada padi. Interaksi antara perlakuan herbisida dan perlakuan mulsa memberikan pengaruh yang nyata terhadap peubah bobot kering bintil akar. Dapat disimpulkan bahwa meskipun dapat menekan pertumbuhan gulma, pemberian herbisida tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi pada kedelai maupun padi. Pemberian mulsa mampu meningkatkan produksi kedelai…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143808
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository