View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Uji daya aklimatisasi beberapa klon anyelir (dianthus caryophyllus l.) pada berbagai komposisi media

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (9.432Mb)
      Date
      2003
      Author
      Kirana, Nurrani Isnalantri Dwi
      Aisyah, Syarifah Iis
      Sutater, Toto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon beberapa klon anyelir terhadap berbagai komposisi media aklimatisasi dan untuk mendapatkan komposisi media yang sesuai untuk menumbuhkan planlet anyelir (Dianthus caryophyllus L.) pada tahap aklimatisasi dengan dasar bahwa media aklimatisasi sebagai tempat tumbuh planlet hasil perbanyakan in vitro akan berpengaruh terhadap keberhasilan aklimatisası. Percobaan dilakukan di Instalasi Penelitian Tanaman Hias (Inlithi) Cipanas, Cianjur. Penelitian dilaksanakan mulai Bulan Juni 2002 sampai Maret 2003. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah genotipe anyelir, terdiri atas empat jenis klon planlet anyelir yaitu klon no. F1.21, no. F1.8, no. 43.13 dan no. 43.18. Klon- klon ini berasal dari biji hasil silangan yang kemudian diperbanyak secara vegetatif. Faktor kedua adalah tujuh kombinasi media aklimatisasi. Komposisi media yang digunakan adalah pasir-kompos (1:1), pasir-cocopeat-perlit (4:2:1, 5:2:1, 6:2:1) dan pasir-kompos-perlit (4:2:1, 5:2:1, 6:2:1). Eksplan yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari tunas aksilar tanaman induk. Planlet disegel dengan plastic wrap selama 7-10 hari sebelum aklimatisasi dilaksanakan untuk memulihkan tanaman dari kondisi hiperhidrisitas. Pengamatan dilakukan setiap tiga hari selama tiga minggu untuk semua peubah, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah tunas. Persentase hidup tanaman dihitung mulai 7 hari setelah aklimatisasi (HSA). Planlet anyelir klon no. F18 memiliki persentase hidup tertinggi dan respon pertumbuhan jumlah tunas terbaik. Respon pertumbuhan terbaik terhadap tinggi planlet dan jumlah daun dimiliki oleh planlet klon no. 43.13. Perlakuan kombinasi media pada berbagai komposisi hanya memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertambahan tinggi tanaman. Pertambahan jumlah
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143778
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7625]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository