Kesempatan berusaha di sektor informal pada daerah obyek wisata : Kasus di Desa Cimacan, Kec. Pacet, Kabupaten Cianjur
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) berbagai kegiatan usaha di sektor informal serta karak- teristik pengusahanya, (2) keterkaitan antara sektor pertanian dengan kesempatan berusaha di sektor informal, dan (3) pendapatan yang diperoleh pengusaha/pekerja sektor informal.
Lokasi penelitian dipilih secara sengaja didasarkan pada pertimbangan bahwa di desa tersebut terdapat cukup banyak masyarakat yang memanfaatkan adanya obyek wisata untuk berusaha di sektor informal disamping pertimbangan letak desa yang strategis yang terletak di jalur Bogor- Puncak Cianjur.
Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari responden sector informal, informan, aparat desa dan pengelola Kawasan wisata. Data sekunder diperoleh dari kantor desa, hasil studi literatur dan lembaga yang terkait dengan penelitian ini. Data yang didapat dianalisa secara kualitatif dan kuantitatif. Analisa kualitatif dilakukan dengan mendiskripsikan data yang ada dan Analisa kuantitatif dilakukan dengan metode tabulasi dan persentase.
Kegiatan pariwisata di Kebun Raya Cibodas dan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango bersifat siklis dalam arti hanya ramai pada saat-saat tertentu saja (hari Sab- tu, Minggu dan Hari libur lainnya).
Jenis usaha yang ada di kawasan obyek wisata ini antara lain usaha makanan/minuman, usaha hasil pertani- an, usaha asongan, usaha jasa angkutan dan usaha juru foto. Dari semua jenis usaha yang ada tersebut, maka pada hari biasa jumlah yang terbanyak adalah jasa angkutan (48.2 persen) dan pada hari minggu dan hari raya jumlah yang paling banyak adalah pedagang asongan (44.2 persen pada hari Minggu dan 44.9 persen pada hari raya)…dst
