Pembibitan tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.) di kebun Batulawang PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) Ciamis, Jawa Barat
Abstract
Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) merupakan salah satu komoditas ekspor non migas yang memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Komoditas ini menjadi salah satu primadona penghasil devisa negara dari sektor perkebunan.
Kegiatan magang ini bertujuan untuk meningkatkan relevansi atau keterkaitan dan kesesuaian antara proses pendidikan dengan lapangan pekerjaan serta mengkaji lebih dalam suatu aspek khusus mengenai budidaya tanaman yaitu pembibitan karet. Kegiatan magang dilaksanakan di Kebun Batulawang, PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) Ciamis, Jawa Barat, selama 4 bulan kerja, dimulai dari tanggal 11 Februari sampai 11 Juni 2002.
Metode kegiatan magang dalam mengumpulkan data adalah dengan melaksanakan kegiatan teknis lapangan dan kegiatan manajemen kebun, pengumpulan data primer, serta pengumpulan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil pengamatan kegiatan di lapang, sedangkan data sekunder diperoleh dari kantor kebun.
Pengelolaan tanaman karet yang terdiri dari beberapa kegiatan seperti okulasi, penanaman omat (okulasi mata tidur) ke polybag, pemeliharaan TBM dan TM serta penyadapan merupakan suatu rangkaian teknis lapangan yang terkait satu sama lain dan sangat menentukan umur ekonomis tanaman tersebut. Pelaksanaan keseluruhan kegiatan tersebut sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan produktivitas tanaman karet, oleh sebab itu perlu dilakukan sebaik mungkin.
Perbanyakan tanaman di Kebun Batulawang dilakukan dengan okulasi. Okulasi merupakan penempelan mata tunas dari tanaman batang atas ke tanaman batang bawah yang keduanya bersifat unggul. Teknologi pembuatan bibit polybag yang dilakukan di Kebun Batulawang menggunakan sistem cor, supaya jumlah bibit yang hidup meningkat.
Data primer diperoleh dari pengamatan % keberhasilan okulasi pada berbagai kondisi daun batang bawah, % keberhasilan tiap klon, tinggi tunas pada…dst
