Aspek kesehatan hewan dalam usaha menuju swasembada protein hewani melalui subsektor peternakan sapi
Abstract
Penurunan populasi ternak sapi disebabkan karena angka pemotongan, kematian dan ekspor melampaui angka kelahiran. Angka pemotongan, kematian dan ekspor sebesar 16,6%, sedang kelahiran hanya 15% (Anonymous, 1978).
Dalam usaha mencapai tujuan peningkatan produksi protein hewani melalui ternak sapi, maka populasi dan produksi harus terus ditingkatkan. Untuk itu masalah pengamanan kesehatan reproduksi atau pencegahan dan pemberantasan penyakit reproduksi serta penyakit menular memegang peranan penting.
