Peranan Infeksi Transplasental Virus Bovine Viral Diarrhea Pada Sapi
View/ Open
Date
1985Author
Sasono, Danny
Partadiredja, Masduki
Joeniman, Bambang
Metadata
Show full item recordAbstract
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui peranan infeksi transplasental virus bovine viral diarrhea pada sapi ditinjau dari segi patogenesa dan imunitasnya.
Bovine Viral Diarrhea (BVD) merupakan penyakit pada saluran pencernaan dan pernafasan yang ditandai dengan gejala demam, salivasi, keluarnya sekresi nasal dan kadang-kadang diikuti diare. Penyakit ini disebabkan oleh Pestivirus.
Penularan penyakit BVD pada sapi dapat terjadi melalui kontak secara langsung maupun tak langsung dengan sekresi dan ekskresi yang dihasilkan sapi yang terinfeksi virus BVD. Domba, rusa dan babi dapat pula menularkan penyakit ini pada sapi.
Pada sapi tidak bunting, infeksi ini menyebabkan penyakit pada saluran pencernaan dan pernafasan yang bersifat ringan. Sapi yang terinfeksi virus BVD akan segera membentuk zat kebal dalam tubuhnya. Kekebalan yang telah terbentuk dapat melindungi sapi tersebut terhadap infeksi virus BVD selanjutnya. Sedangkan pada sapi bunting, infeksi ini selain menyebabkan penyakit pada saluran pencernaan dan pernafasan juga dapat mempengaruhi perkembangan fetus melalui infeksi secara transplasental.
