View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh beberapa perlakuan menggunakan ijuk terhadap nilai penyusutan enam jenis kayu Indonesia

      Thumbnail
      View/Open
      full text (10.50Mb)
      Date
      2003
      Author
      Wijaya, Rinni Maryana
      Sadiyo, Sucahyo
      Wahyudi, Imam
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Ketidakstabilan kayu akan menimbulkan masalah dalam pemakaian, dan dalam beberapa hal akan menyulitkan proses pengolahannya. Dengan demikian perlu usaha-usaha yang bertujuan untuk memperbaiki tingkat ksetabilan dimensi kayu sehingga kelemahan-kelemahan kayu dapat diatasi. Sebagai langkah awal, penelitian ini mencoba menggunakan ijuk sebagai bahan untuk meningkatkan stabilisasi dimensi kayu. Macam perlakuan yang dicobakan adalah merebus kayu dan ijuk dalam air secara bersamaan, dan mengimpregnasikan ijuk baik tepung maupun abu ke dalam kayu. Untuk perebusan, ijuk yang dipakai adalah ijuk dalam kondisi alamiahnya, sedang untuk perlakuan impregnasi baik tepung maupun abu ijuk dilarutkan terlebih dahulu dalam larutan asam asetat 10%. Kayu yang dipilih mewakili kelas kuat yang berbeda (dicirikan oleh nilai BJ kayu yang berbeda), karena diketahui bahwa kembang-susut kayu dipengaruhi oleh nilai BJ kayu (Stamm dalam Sitorus, 1983), Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian ijuk terhadap beberapa sifat fisis kayu, meliputi KA, BJ, dan besar penyusutan yang terjadi. Dalam penelitian ini, ijuk diharapkan mampu berperan sebagai bahan yang dapat meningkatkan kestabilan dimensi kayu dan/atau setidaknya mengurangi besar penyusutan yang terjadi. Selain itu, tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk menetapkan kombinasi perlakuan yang paling baik pengaruhnya terhadap nilai penyusutan kayu, dan mengetahui hubungan antara BJ kayu dengan penyusutan kayu pada berbagai perlakuan menggunakan ijuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai Kadar Air dari ke-6 jenis kayu yang diteliti barvariasai. Kayu Balsa dan Sengon (yang mewakili kayu ber-BJ rendah) mempunyai KA yang lebih besar dari 100% pada saat basah, sedangkan Bangkirai (yang mewakili kayu ber-BJ tinggi) memiliki nilai KA yang paling kecil saat Basah. Diketahui pula bahwa kayu yang mengalami perlakuan cenderung memiliki nilai KA yang lebih tinggi dibandingkan dengan kontrolnya, baik KA basah maupun KA kondisi Kering Udara. Hanya saja pada kayu Bangkirai, peningkatan yang terjadi akibat perlakuan relatif kecil sehingga dapat dianggap kayu tidak mengalami perubahan nilai KA -akibat perlakuan....
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143368
      Collections
      • UT - Forestry Products [2466]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository