Nilai pemanfaatan sumberdaya hutan mangrove Muara Angke oleh masyarakat sekitar Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta
Abstract
Hutan mangrove termasuk sumberdaya yang dapat diperbaharui (renewable resources) dan merupakan salah satu sumber pertumbuhan ekonomi yang dapat bersifat berkelanjutan (sustainable). Sumberdaya hutan mangrove memiliki manfaat ganda jika ditinjau dari aspek sosial, ekonomi dan ekologi.
Univers Informasi tentang nilai ekonomi sumberdaya hutan mangrove belum banyak dikaji, sehingga keberadaan hutan mangrove kurang mendapat perhatian dari berbagai pihak. Penyebab kerusakan hutan mangrove bukan saja dari pola pemanfaatan hutan mangrove oleh masyarakat umum yang cenderung merusak hutan, namun juga dipengaruhi oleh faktor ketidaktahuan masyarakat tentang besarnya nilai manfaat dari hutan mangrove tersebut.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui ragam dan kuantitas hasil serta jasa hutan mangrove yang dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar hutan, kemudian menghitung nilainya. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu dalam memberikan tambahan informasi bagi pihak pengelola Hutan Mangrove Muara Angke dan masyarakat umum untuk lebih mendukung pengelolaan Hutan Mangrove Muara Angke.
Penelitian dilakukan di kawasan Hutan Mangrove Muara Angke yang terletak di wilayah Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Kota Madya Jakarta Utara, propinsi DKI Jakarta selama + 5 bulan (November 2001 sampai Maret 2002). Data dikumpulkan dengan cara wawancara (untuk data primer) dan dengan melakukan studi literatur atau studi pustaka untuk memperoleh data sekunder. Pemilihan responden dari masyarakat yang sedang beraktivitas di hutan dilakukan tidak secara acak melainkan dengan pertimbangan tertentu (purposive sampling). Metode bola salju (snow ball method) juga di terapkan dalam penelitian dan di tujukan bagi masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Angke. Sumberdaya hutan...
