Pengaruh Penutupan Mulsa Dan Indeks Erosi Hujan (El30) Terhadap Distribusi Ukuran Butir Tanah Yang Terbawa Aliran Permukaan Dan Erosi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penutupan mulsa dan indeks erosi hujan terhadap distribusi ukuran butir tanah yang terbawa aliran permukaan dan erosi. Percobaan dilakukan pada Latosol Darmaga (Distropept oksik) pada kemiringan lereng 7, 9, dan 14 persen, yang ditanami Jagung dan Kacang tanah. Penutupan mulsa yang dicobakan adalah 90, 60, 30, dan 0 persen. Erosi dan Aliran permukaan telah diukur pada petak kecil di lapang dengan menggunakan sistim Multislot Divisor. Pada beberapa kejadian hujan yang diketahui tingkat erosivitasnya dari kertas pias harian, diambil contoh untuk analisis di laboratorium.
Hasil percobaan menunjukkan bahwa peningkatan penutupan mulsa nyata menurunkan persentase ukuran agregat yang relatif kasar (>1 mm), baik pada tingkat indeks erosi hujan yang relatif rendah (ΕΙ30 (EI 15.67, 23.07, dan 30.35)
maupun pada tingkat indeks erosi hujan yang relatif tinggi (EI 30 172.67). Pada tingkat indeks erosi hujan yang relatif rendah, peningkatan penutupan mulsa nyata meningkatkan persentase ukuran agregat yang relatif halus (.210-.105 mm); sedangkan pada tingkat indeks erosi hujan yang relatif tinggi, peningkatan penutupan mulsa tidak berpengaruh terhadap persentase ukuran agregat yang relatif halus. Dengan penutupan mulsa, sifat selektif erosi terhadap ukuran agregat yang halus meningkat bila indeks erosi hujan relatif rendah, sedangkan bila indeks erosi hujan lebih tinggi, erosi sudah tidak selektif lagi terhadap ukuran agregat yang halus saja.
