Keunggulan komparatif dan kompetitif serta dampak kebijakan pemerintah pada produksi teh hitam (CTC) : studi kasus pada PT Perkebunan Nusantara VIII, Perkebunan Gunung Mas, kecamatan Cisarua, kabupaten Bogor, Jawa Barat
View/ Open
Date
2001Author
Pranindya, Raden Mas Agung
Prawiridihardjo, Wirjadi
Novianti, Tanti
Metadata
Show full item recordAbstract
Teh merupakan penghasil devisa yang cukup besar. Selain menghasilkan devisa pengusahaan teh juga berperan terhadap peningkatan taraf hidup petani, penyediaan lapangan kerja, pemenuhan kebutuhan di dalam negeri, dan pemeliharaan sumberdaya alam.
Potensi yang sangat menjanjikan tersebut hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, terutama yang berkaitan dengan berbagai keunggulan komparatif dan kompetitif yang dimiliki oleh produk teh tersebut agar dapat bersaing di pasar internasional yang semakin syarat dengan persaingan.
Kebijakan pemerintah, seperti: penghapusan subsidi pupuk, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan naiknya Upah Minimum Regional (UMR), belum lagi nilai kurs mata uang yang sangat berfluktuasi dapat berpengaruh terhadap keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif produksi teh hitam khususnya tujuan ekspor. Belum lagi masalah- masalah yang dihadapi di dalam perkebunan itu sendiri, seperti: rendahnya produktivitas, terserangnya hama penyakit tanaman, tanaman teh hitam yang sudah cukup tua, terlambatnya program peremajaan teh hitam dan berkurangnya lahan perkebunan yang dapat menurunkan produktivitas tanaman menghasilkan. Keadaan-keadaan tersebut dapat mempengaruhi keunggulan komparatif dan kompetitif yang dimiliki oleh teh hitam.
Permasalahan yang diambil dari penelitian ini adalah apakah teh hitam Perkebunan Gunung Mas masih memiliki keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif dan juga apa pengaruh dari kebijakan pemerintah terhadap harga output dan input pada ekspor teh hitam Perkebunan Gunung Mas dan Indonesia pada umumnya, serta bagaimana pengaruh perubahan input dan output terhadap ..dst
