View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Prototipe sistem informasi pembelian inventori buah dan sayur pada Departemen Merchandising dan Marketing : Studi kasus PT Hero Supermarket

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (35.56Mb)
      Date
      2001
      Author
      Rocky P., Harry
      Suroso, Arif Imam
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sistem informasi inventori yang telah digunakan oleh PT. Hero Supermarket adalah sistem yang baik yang dapat menunjang operasi toko eceran. Sistem informasi inventori yang ada telah menggunakan Point Of Sales (POS) pada subsistem penjualannya, untuk pengendaliannya digunakan suatu sistem yang disebut Retail Managament Control (RMC) dan memadukannya di dalam sisten yang besar, yang di sebut dengan System for Retail. Penggunaan POS di dalam subsistem penjualannya telah menyebabkan pihak manajemen Hero mengetahui item apa saja yang terjual saat itu, kuantitas penjualan dan jumlah inventory on hand. RMC menghasilkan laporan neraca, rugi/laba dan analisa. Akan tetapi sistem yang telah ada tidak mampu menangani dengan baik akibat yang ditimbulkan dari penggunaan beberapa tipe pembelian. Dalam pembelian buah dan sayur PT. Hero Supermarket menggunakan tipe pembelian yang berbeda. Untuk buah digunakan tipe pembelian A, tipe pembelian ini disebut juga dengan Central Purchase Centre Supply. Sedangkan untuk produk sayuran digunakan tipe pem- belian B yang disebut juga Central Purchase-Direct Supply. Pembedaan ini di- lakukan, disebabkan produk sayuran daya tahannya lebih rendah dibandingkan dengan produk buah. Umur produk sayuran di dalam gerai sendiri singkat, hanya satu hari satu malam setelah itu sayur akan dimusnahkan atau dikembalikan ke pemasok. Produk buah yang dimaksud di sini adalah buah lokal dan produk sayuran yang di maksud adalah sayur daun. Akibat penggunaan tipe pembelian yang berbeda maka timbul beberapa masalah, proses pengorderan menjadi rumit ditambah dengan form yang digunakan untuk membuat order pembelian sama, tidak disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tipe pembelian. Pengendalian atau kontrol pendistribusian barang dari pemasok ke gudang pusat dan dari pemasok langsung ke gerai tidak ada…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142973
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7633]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository