View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Suatu tinjauan tentang penggunaan payaos dalam penangkapan cakalang

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (16.46Mb)
      Date
      1987
      Author
      Poeng, Handry
      Gunarso, Wisnu
      Monintja, Daniel R
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Payaos dimodifikasikan dan dikembangkan dari bentuk rumpon yang berfungsi sebagai pemikat kelompok ikan. Penggunaan Payaos di PT Usaha Mina mulai aktif dilakukan pada awal tahun 1985 dengan mengoperasikan alat tangkap pole and line. Pengambilan masalah ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum tentang bangunan payaos dan mengungkapkan sejauh mana manfaat yang dapat diperoleh dengan adanya payaos. Komponen-komponen payaos terdiri dari pelampung, tali-temali, pemberat antara, pemberat dasar dan atraktor. Pelampung terdapat dua unit yang diberi nama ponton utama dan ponton tambahan. Ponton utama berhubungan dengan pemberat dasar sementara ponton tambahan berhubungan dengan atraktor (kerangkeng). Tali-temali yang merupakan penghu- bung ponton utama ke pemberat dasar, ponton utama ke pon- ton tambahan, ponton tambahan ke kerangkeng terdiri dari tali jenis rantai, baja, dan polyethelene. Pemberat Antara yang lebih kecil dari ukuran pemberat dasar dibuat dari semen cor dalam drum. Pemberat Dasar ada dua unit yang dilengkapi dengan sebuah jangkar. Atraktor dibuat berbentuk selinder yang dibungkus dengan pelepah daun kelapa, potongan tali rafia dan anyaman polyethylene. Selain payaos model dua ponton, terdapat juga payaos model satu ponton dimana kerangkeng (atraktor) terletak dibawah ponton berangkai dengan tali penghubung ponton ke pemberat. ipta Kehadiran Payaos membuat daerah penangkapan ikan yang dituju menjadi pasti (menetap). Hasil tangkapan per hari operasi per jumlah kapal (CPUE) meningkat 72% dibanding- kan dengan sebelum payaos. Penggunaan ikan umpan dan BBM (bahan bakar minyak) untuk mendapatkan hasil tangkapan mampu ditekan/dihemat sebesar 17% dan 28% daripada sebelum payaos…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142905
      Collections
      • UT - Fisheries Resource Utilization [1891]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository