View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Veterinary Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Veterinary Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pencitraan Ultrasonografi Ginjal, Profil Darah dan Urinalisis Anjing Ras Belgian Malinois di Badan Narkotika Nasional (BNN)

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (1.359Mb)
      Full Text (2.180Mb)
      Lampiran (876.1Kb)
      tesis (2.312Mb)
      Date
      2024-03-06
      Author
      Widanti, Berlian
      Noviana, Deni
      Dewi, Fitriya Nur Annisa
      Murtiningrum, Fitria Senja
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pencitraan ultrasonografi (USG) ginjal dapat memberikan informasi struktur internal organ yang bermanfaat, terlebih apabila dikombinasikan dengan parameter profil darah dan urinalisis akan memberikan diagnosis yang lebih baik dan lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk deteksi dini perubahan morfometri dan fisiologis pada ginjal serta mengevaluasi apakah terdapat kaitan mengenai kesehatan ginjal dengan latihan fisik. Penelitian ini menggunakan 21 ekor anjing ras Belgian Malinois dengan umur 3 – 4 tahun dibagi menjadi dua kelompok yaitu 13 anjing yang aktif dilatih dan 8 anjing tidak aktif dilatih. Pemeriksaan USG dilakukan pada posisi hewan right and left lateral dengan probe microconvex frekuensi 5 – 8 Mhz. Sampel darah diambil melalui v. cephalica untuk pemeriksaan biokimia darah dan hematologi. Urin diperiksa menggunakan metode dipstick yang dianalisis menggunakan automated urine analyzer. Hasil pencitraan USG ginjal pada kedua kelompok anjing tidak ditemukan adanya kelainan. Masing – masing perbedaan ekogenitas jelas, dimulai dari kapsula yang hyperechoic, korteks yang hypoechoic, dan medulla yang lebih anechoic. Rasio KL/Ao berada dalam rentang nomal yaitu 6.03 untuk kelompok anjing aktif, dan 6.28 pada kelompok anjing tidak aktif. Tidak terdapat perbedaan nilai BUN yang signifikan pada kedua kelompok anjing, dan nilainya berada pada rentang normal yaitu berkisar antara 10-20 mg/dL. Kadar creatinine pada kedua kelompok anjing tidak berbeda nyata dan berada pada rentang normal yakni berkisar pada nilai 0.3 – 1.4 mg/dL. Kelompok anjing yang aktif berlatih maupun yang tidak aktif memiliki nilai Symmetric Dimethylarginine (SDMA) pada rentang normal menurut International Renal Interest Society (IRIS) yaitu 14 g/dL. Hasil urinalisis kelompok anjing yang aktif, sebanyak 77% sampel memberikan hasil negatif atau tidak ditemukan adanya protein dalam urin, dan 23% menunjukkan adanya protein sebesar 0.3 g/dL. Kelompok anjing yang tidak aktif menunjukkan hasil 87,5% negatif protein, dan 12,5% menunjukkan adanya protein sebesar 1 g/dL. Hasil penelitian yang dilakukan di BNN sejalan dengan hasil penelitian lain bahwa tidak ada kaitannya latihan fisik yang dilakukan dengan kesehatan ginjal, dan anjing ras Belgian Malinois tidak memilik faktor predisposisi genetik terkait dengan penyakit ginjal.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142859
      Collections
      • MT - Veterinary Science [974]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository