Pengaruh minyak jeruk nipis dan jeruk siam terhadap kumbang Callosobruchus chinensis L. (Coleoptera : Bruchidae) pada biji kacang hijau
View/ Open
Date
1989Author
Sihabudin, Mohammad
Sumawinata, A. Toerngadi
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh minyak jeruk nipis dan jeruk siam terhadap lama hidup imago, jumlah telur yang diletakkan dan jumlah imago yang muncul dari kumbang Callosobruchus chinensis pada biji kacang hijau.
Minyak jeruk nipis dan jeruk siam diperoleh dengan cara ekstraksi tiap 100 g kulit buah jeruk-jeruk tersebut dengan 100 ml pelarut heksan teknis dalam blender. Filtrat yang diperoleh selanjutnya diuapkan dalam rotary vacuum evaporator. Minyak yang diperoleh selanjutnya digunakan dalam percobaan ini.
Perlakuan minyak jeruk nipis dan jeruk siam terhadap kumbang C. chinensis pada empat tingkat konsentrasi, yaitu 1.00, 0.75, 0.50, 0.25% dari 10 g berat biji kacang hijau dan satu kontrol dengan lima kali ulangan. Dalam pelak- sanaannya konsentrasi perlakuan disetarakan dalam bentuk cair. Untuk minyak jeruk nipis, volume yang setara dengan konsentrasi perlakuan tersebut berturut-turut adalah 0.03, 0.06. 0.09 0.12 ml. sedangkan untuk minyak jeruk siam adalah 0.04, 0.07, 0.11, 0.15 ml.
Rata-rata lama hidup kumbang C. chinensis pada biji yang diberi perlakuan minyak jeruk nipis dan jeruk siam lebih singkat dibandingkan dengan pada kontrol, kecuali pada konsentrasi 0.25% perlakuan minyak jeruk nipis.
Jumlah telur yang diletakkan pada biji yang diberi perlakuan minyak jeruk nipis dan jeruk siam jauh lebih sedikit dibandingkan dengan pada kontrol. Umumnya telur- telur pada biji yang diberi perlakuan adalah telur jenis transparan, yang merupakan telur yang tidak menetas dan tidak berembrio…dst
Collections
- UT - Plant Protection [2517]
